Himbau Masyarakat Terus Jaga Toleransi 

331
TOLERANSI: Bupati Kendal Mirna Annisa bersama Forkompinda Kendal saat mengunjungi gereja-gereja di Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TOLERANSI: Bupati Kendal Mirna Annisa bersama Forkompinda Kendal saat mengunjungi gereja-gereja di Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Memastikan keamanan gereja, Bupati Kendal, Mirna Annisa bersama pimpinan daerah lainnya, DPRD Kendal, Polres Kendal, Dandim Kendal, Kejaksaan Kendal melakukan pemantauan. Yakni dengan mengunjungi sejumlah gereja di Kendal.

Selain untuk memastikan keamanan, Bupati Mirna dan pimpinan daerah memberikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristen dan Katolik di Kendal. “Ini merupakan bentuk toleransi. Dimana kita hidup dalam kebhinekaan ini harus saling menghargai dan menghormati hak-hak orang lain,” katanya.

Mirna berpesan kepada seluruh warga Kendal untuk menjaga dan menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. Jangan mudah terpancing dengan isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. “Mari kita saling menghargai dan menghormati,” tuturnya.

Dalam  kunjungannya Mirna mengatakan tidak ada tujuan lain selain cerminan hidup kerukunan antar umat beragama di Kendal. Kehidupan saling menghargai dan menghormati antar umat beragama bisa tercipta di Kendal dengan harmonis.

Kunjungan  pertama, di Gereja Santo Martinus Weleri. Dilanjutkan ke  Gereja Santo Antonius Padua di Jalan Pemuda Kendal, dan Gereja Isa Almasih di jalan waluyo Kendal. Ketika mengadakan kunjungan  Mirna tak ingin menggagu ibadah Misa yang tengah berlangsung. Ia justru nampak hanya duduk menunggu di ruang tamu.

Pendeta Natanael, dari Gereja Isa Almasih, mengatakan, bangga atas kedatangan Bupati Mirna pada malam Natal di Gerejanya. Menurut dia, dengan kunjungan ini, menunjukkan Bupati Kendal sangat perhatian terhadap kebhinekaan. Memang sudah semestinya sebab Bupati Kendal bukan hanya milik satu satu umat saja. “Tetapi milik semua umat di Kendal,” tuturnya.

Pada natal tahun 2017 ini dirayakan dengan penuh suka-cita. Bahkan lebih meriah di banding dengan tahun  sebelumnya. “Kami sangat senang bisa dikunjungi Bupati Kendal, semoga  dengan kunjungan Bupati ini bisa menambah keakraban dalam hubungan umat antar agama” katanya.

Pantauan di lapangan, perayaan hari natal tahun 2017 di Kabupaten Kendal berjalan aman. Tidak terdapat gangguan keamanan selama berlangsungnya rangkaian kegiatan  misa. Petugas yang melaksanakan pengamanan untuk menciptakan situasi kondusif.

Kapolres kendal AKP Adi Wijaya mengatakan jika Polres menerjunkan 600 personel untuk mengamankan gererja. Personel ditempatkan disejumlah di empat gereja besar yang ada di Kendal, Weleri, Sukorejo dan Boja. Sedangkan 58 gereja lainnya, juga akan dijaga personil polisi saat pelaksanaan kegiatan.

Selain aparat kepolisian juga dibantu tim pasukan Gegana Brimob Polda, TNI dan Ormas dan pengamanan masyarakat. “Selain memantau gereja, petugas gabungan juga ditempatkan sepanjang pantura Kendal mengantisipasi lonjakan kendaraan di libur Natal dan Tahun Baru 2018,” kata Kapolres Adi.

Pasukan bersenjata lengkap nantinya akan ditempatkan di tempat-tempat rawan gangguan kamtibmas. Khususnya gereja besar dan jalur pantura Kendal Jawa  Tengah. “Pelaksanaan pengamanan 22 Desember 2017 ini akan berlangsung selama akhir pergantian tahun baru 2018 mendatang,” tuturnya.

Giat ini merupakan program Operasi Lilin Candi 2017 untuk mengamankan libur perayaan hari raya Natal dan pergantian tahun baru 2018. “Tujuannya untuk menciptakan suasana kondusif dan rasa aman nyaman di lingkungan masyarakat selama liburan harai raya Natal dan jelang pergantian tahun baru 2018 mendatang,” tambahnya. (bud/bas)