Banyak Mobil Mogok di Tanjakan 15 Persen

1056
SEKUAT TENAGA : Petugas kepolisian membantu mendorong mobil yang mogok menuju pos gardu pandang Kejajar. (DOK HUMAS POLRES WONOSOBO)
SEKUAT TENAGA : Petugas kepolisian membantu mendorong mobil yang mogok menuju pos gardu pandang Kejajar. (DOK HUMAS POLRES WONOSOBO)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Peningkatan arus lalu lintas di jalur wisata Dieng Wonosobo pada libur panjang Natal mulai dirasakan. Banyak mobil berplat nomor luar kota yang terlihat lalu-lalang di wilayah Kejajar Wonosobo.

Namun banyak pengemudi mobil yang kurang menguasai kondisi jalan. Terutama di jalur tanjakan dan kelokan. Banyak mobil yang mogok di tanjakan dengan kecuraman sekitar 15 persen, menjelang rest area gardu pandang.

Mobil yang mogok ini tentu mengganggu arus lalu lintas. Apalagi jalur menuju Dieng tersebut sempit. Jika ada mobil yang mogok, maka petugas Polres Wonosobo yang berjaga harus melakukan sistem buka tutup secara bergantian. Petugas juga membantu mendorong mobil menuju rest area gardu pandang.

Kasubsatgas Pam Obwis Dieng Iptu Suriyanto mengatakan, selama 4 hari berjalannya Operasi Lilin Candi 2017, tercatat ada 7 mobil yang mogok di tanjakan curam tersebut. Rata-rata mereka berasal dari luar Wonosobo. Pada Minggu (24/12), bahkan terdapat 4 mobil yang mogok, 3 dari luar kota dan 1 dari Wonosobo.

“Cek kondisi kendaraan sebelum berangkat, gunakan gigi rendah saat menanjak. Saat berhenti karena ada kepadatan arus, lebih baik netralkan gigi dan injaklah rem atau gunakan handrem. Jangan gunakan setengah kopling yang tentunya akan menyebabkan mesin panas,” pesan Suriyanto kepada masyarakat yang berencana berwisata ke Dieng. (jpg/ton)