Pemkab Siap Rehabilitasi 500 Rumah

628
BUTUH REHAB: Wakil Bupati Batang Suyono berkunjung ke salah satu rumah warganya yang dinilai tidak layak huni. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BUTUH REHAB: Wakil Bupati Batang Suyono berkunjung ke salah satu rumah warganya yang dinilai tidak layak huni. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang akan merehab 500 rumah setiap tahun. Rumah-rumah tak layak huni itu akan direhab secara bertahap di beberapa wilayah, terutama yang penghuninya warga tidak mampu.

“Pemerintah menargetkan 500 rumah warga yang tidak mampu, setiap tahun untuk direhab menjadi rumah layak huni,” ujar Wakil Bupati Batang, Suyono saat mengunjungi salah satu rumah warga di Desa Kalibalik, Banyuputih, Minggu (24/12).

Rumah yang akan direhab terlebih dulu didata oleh pemerintah desa setempat. Jika disetujui, maka akan mendapatkan bantuan pemugaran rumah. Yaitu berupa bahan mentah seperti pasir, kayu, genteng, semen dan lainnya.

“Ini memang menjadi kewajiban, tanggung jawab dan komitmen Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas taraf hidup masyarakat serta mensejahterakan warganya,” sebut Wakil Bupati asal PPP ini.

Ditambahkan, program bedah rumah ini benar-benar dilakukan secara tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun anggaran rehab per rumah diambil dari APBD Batang Rp 10 juta, dari Pemprov Jateng Rp10 juta dan dari Pemerintah Pusat Rp 15 juta. Dimana dana ini disalurkan ke Pelaksanaan Program Proyek Kerja Masyarakat (Pokmas) sebagai pelaksana kegiatan.

Pada kesempatan kemarin, Wakil Bupati berkesempatan mengunjungi salah satu rumah yang tercatat atas nama Suryani, 61, warga Desa Kalibalik Kecamatan Banyuputih. Surti yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan pas-pasan menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi dirinya dan 2 orang anaknya.

Kedatangannya Suyono yang ditemani Kades Kalibalik Sunardi untuk meninjau langsung proses bedah rumah ynag digelar. Wabup juga sempat memberikan secara langsung bantuan pribadi kepada pemilik rumah.

Kepala Desa Kalibalik Sunardi mengatakan, keluarga Suryani sudah juga sudah terdaftar di program PKH dari pemerintah pusat. Yang mana setiap bulannya ia mendapatkan kurang lebih Rp 1.900.000. Dana tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari.

“Setidaknya di wilayah kami ada 6 rumah yang tergolong tidak layak huni, namun sebelumnya 5 rumah sudah dilakukan perbaikan dan rumah Suryani ini adalah yang terakhir,” tandasnya. (han/ric)