Manfaat Senyum kepada Siswa Zaman Now

343
Oleh: Tri Sudaryono SPd
Oleh: Tri Sudaryono SPd

RADARSEMARANG.COM – BANYAK faktor yang membuat guru sulit untuk tersenyum. Namun banyaknya faktor tersebut, setelah dikumpulkan menjadi satu kata, yakni permasalahan. Padahal untuk tersenyum kepada anak didik ternyata mudah. Diawali dengan langkah dan gerakan paling sederhana, yakni tarik pipi kanan dan pipi kiri ke belakang. Bibir atas dan bawah dibuka sedikit supaya gigi depan sedikit terlihat.

Untuk selalu tersenyum kepada anak didik, cobalah sesering mungkin tersenyum pada diri sendiri terlebih dahulu. Caranya, bisa dilakukan di depan cermin kamar tidur atau kamar mandi. Tidak perlu dilakukan untuk berlatih tersenyum di depan umum. Sebab, akan ada akibat fatal, jika tersenyum tidak pada tempat yang tepat.

Jika kita mudah tersenyum, biasanya akan mendapat julukan guru ramah. Tersenyum yang mempunyai kata dasar senyum, termasuk bagian dari ibadah. Kata tersenyum jangan sampai berubah kata, sehingga berubah pula maknanya. Contoh, tersenyum menjadi pengulangan kata senyum-senyum, senyam- senyum, dan lain-lain.

Tersenyum sangat dianjurkan kepada siapa saja untuk berinteraksi dengan orang lain. Walaupun tidak bisa dipungkiri untuk tersenyum kadang terasa berat sekali, apalagi jika sedang tertimpa masalah. Tetapi dengan tersenyum, bisa meredakan masalah. Khususnya bagi seorang guru sebagai panutan anak didik. Maka dengan tersenyum akan dapat menyenangkan suasana hati saat kegiatan belajar-mengajar.

Hal itu sebagaimana istilah: “Tersenyumlah untuk semua orang, tapi hatinya jangan.” Namun bagi guru, tersenyumlah yang tulus, ikhlas wajah dan hatinya untuk anak didik. Teruslah tersenyum guna mengajarkan keramahan untuk anak didik generasi penerus bangsa kita semua. Selamat tersenyum Bapak dan ibu guru Indonesia. (*/aro)

Guru SMP Multazam Pudakpayung, Banyumanik, Semarang