33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Loko Tua Diaktifkan Lagi Pertengahan Januari

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BLORA – Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Depo Heritage Trainze Loko Uap Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) diprediksi bakal meningkat. Sebab, objek wisata yang berlokasi di di Desa Ngelo, Cepu, ini, bakal memiliki wahana baru, loko Ruston.

Loko yang sebelumnya sudah tak berfungsi selama belasan tahun itu, akan dihidupkan kembali. Pertengahan Januari dijadwalkan bakal launching.

Junior Manajer bisnis Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Cepu Agus Kusnandar mengatakan, di depo loko atau bengkel traksi Perum Perhutani KPH Cepu memang ada sejumlah lokomotif tua. Di antaranya empat lokomotif buatan Berliner Masehinebau-Actien Gesellseft (BMAG).

Masing-masing bernama Tujuh Belas, Agustus, Bahagia, dan Madjoe. Lokomatif Madjoe sekarang ditempatkan di kantor pusat perhutani Jakarta. Selain empat lokomotif tadi, ada dua lokomotif langsir uap buatan Du Croo dan Braun. Kemudian, satu lokomotif Hanomag buatan tahun 1922 Exs PJKA C2902. Selanjutnya, juga ada satu lokomotif Ruston bertenaga diesel dan satu drensine hasil modifikasi dari Colt T120. Serta satu drensin buatan Jepang merek Honda dan lori onthel.

Namun, sebagian sudah tidak bisa digunakan. ”Loko uap terakhir digunakan itu pada 2000 lalu,” jelasnya.

Semenjak itu, lokomotif terbengkalai tak ada yang merawat. Baru pada 2016 depo loko dijadikan tempat wisata. Sebab, banyak masyarakat lokal hingga wisatawan asing yang kerap berkunjung untuk melihat lokomotif peninggalan Belanda ini. Tarif masuknya, untuk hari biasa Rp 3 ribu. Sedangkan Sabtu dan Minggu Rp 5 ribu.

”Biaya tarif itu kami gunakan untuk pemeliharaan objek wisata. Dari keseluruhan loko itu, hanya tiga yang masih berfungsi. Yakni, loko uap Bahagia tahun 1928, Loko Ruston tenaga diesel, dan satu drensine,” katanya saat memeriksa loko di depo loko kemarin.

Meski hanya tiga yang bisa berfungsi, namun yang saat ini aktif digunakan untuk wisatawan hanya drensine. Drensine itu berkapasitas delapan penumpang. Sedangkan lokomotif ruston tenaga diesel akan diaktifkan kembali dan akan di-launching pertengahan Januari 2018 mendatang.

”Loko Ruston nantinya diberi dua gerbong. Satu gerbongnya berkapasitas 25 orang. Tarifnya Rp 20 ribu, namun juga tergantung rute perjalanan. Ada tiga pilihan lokasi tujuan. Yakni Jembatan Batokan, Center of Nursiery, dan Log Yard,” ujarnya.

Dia menambahkan, lokomotif uap Bahagia tahun 1928 juga bisa digunakan. Namun, biaya operasionalnya mahal. Sebab, membutuhkan banyak kayu sebagai bahan bakar. (ruq/lin/jpr/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Calon Jamaah Haji Merasa di PHP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Calon jamaah haji asal Semarang merasa diberi harapan palsu (PHP) karena setelah menunggu bertahun-tahun, tidak diperbolehkan berangkat ke Tanah Suci. Setelah...

Pemda Tak Cakap Kelola Aset

SEMARANG - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) menilai kemampuan pemerintah daerah dalam menginventarisasi aset-asetnya belum memadai. Selain manajemen aset yang buruk, pemerintah...

Ida Diminta Perhatikan Nelayan

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Nelayan di Kabupaten Batang tidak ingin pemimpin hanya berpura-pura tidak tahu dan diam saja saat mereka dirugikan oleh sebuah kebijakan. "Jangan sampai...

Menanti Jurus Baru Mahathir

Video penemuan harta karun Najib Razak beredar luas: timbunan uang, perhiasan, emas-berlian dan warkat-warkat. Yang melihat pun geleng-geleng kepala. Saking kagumnya. ”Itu hoax,” tulis teman...

BPJSK Bayar Klaim Rp 1,4 M

SEMARANG- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSK) secara simbolis menyerahkan klaim sebesar Rp 1,4 miliar kepada ahli waris Stephen Harso Budi, di PT New...

Bank Jateng Biayai 7 Ribu Pekerja Informal Ikut BPJS Ketenagakerjaan

PEKALONGAN - Sebanyak 7 ribu pekerja informal di Jateng mendapat bantuan iuran BPJS dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo lewat dana corporate social responsibility (CSR)...