33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Kembangkan Hidroponik di Ponpes

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sistem bercocok tanam tanpa menggunakan tanah yakni hidpronik saat ini coba dikembangkan oleh Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan PT Indonesia Power di Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Gunung Jati Ba’lawi Gunungpati, Semarang, kemarin.

Kepala Pusat Kependudukan dan Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) Unnes Dr Nana Kariada mengatakan pendampingan hidroponik dilakukan lantaran ponpes itu memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian yang baru saja didirikan tahun 2016. Sehingga diberikan penguatan, mulai sarana prasarana hingga praktik hidroponik.

“Kami coba mengambangkan sistem tanam ini. Apalagi selama ini pengelola ponpes dan guru SMK disitu belum memiliki keterampilan budi daya tanaman sayuran menggunakan sistem hidroponik, “ katanya.

Peran Unnes sendiri lanjut dia adalah memberikan pelatihan hingga pendampingan dalam kegiatan yang menjadi bagian dari program corporate social responsibility (CSR) dari PT Indonesia Power. “Kami juga memberikan instalasi hiroponik, beserta media tanam, bibit, hingga semua kelengkapannya juga diberikan untuk menunjang pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada siswa, santri, dan pengelola ponpes,” jelasnya.

Selain memberikan pendampingam, pihaknya juga memberikan bantuan bibit dan benih sayuran. Harapannya adalah siswa dan santri yang ada di Ponpes tersebut bisa memiliki semangat untuk mengembangkan sistem budidaya sayuran yang bisa dipanen setelah 1,5 bulan ditanam guna dikomsumsi atau dijual secara umum. “Hasilnya nanti untuk kepentingan ponpes, seperti untuk memenuhi kebutuhan dapur, dan sebagian bisa dijual kepada jamaah pengajian,” tambahnya.

Terpisah Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) Unnes Prof Dr Totok Sumaryanto Florentinus menjelaskan sistem pengembangan dan pendampingan hidroponik diharapkan dapat terus dilakukan sehingga memberikan manfaat lebih bagi Ponpes Sunan Gunung Jati Ba’lawi Gunungpati.

Program tersebut juga diharapkan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan maupun untuk bisnis. “Selain pelatihan dan pendampingan, kami dan PT Indonesia Power juga memfasilitasi studi banding ke SMK Negeri 1 Bawen, Jawa Tengah, untuk belajar hidroponik yang lebih baik dan benar,” jelasnya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Beroperasi 24 Jam Nonstop

MAGELANG—Pengusaha taksi konvensional harus terus berinovasi untuk kelangsungan bisnisnya. Terlebih, belakangan bermunculan taksi berbasis online di sejumlah kota. Owner City Taxi Kota Magelang, David Setiawan,...

Kembalikan Jateng sebagai Tulang Punggung Republik

SEMARANG- Bakal calon Gubernur Jateng, Sudirman Said, menegaskan, jika dipercaya memimpin Jateng, ia akan mengembalikan peran Jateng sebagai tulang punggung republik. Caranya, dengan menjadikan...

Segera Berlakukan Jalan Satu Arah

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pihak yang kurang setuju dengan pemberlakuan jalan searah di jalan Kartini, Monginsidi dan Margosari tampaknya harus pasrah. Dalam waktu dekat, Pemkot...

Konvoi dan Corat-coret, Kelulusan akan Ditunda

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Batang yang merayakan kelulusan dengan konvoi dan corat-coret baju seragam, diancam akan ditunda kelulusan oleh...

Solusi Bagi GTT-PTT Harus Ditarget

SEMARANG – DPRD menilai pemerintah belum serius menyelesaikan persoalan guru tidak tetap (GTT) maupun pegawai tidak tetap (PTT). Kondisi ini membuat, nasib mereka tidak...

Sita Puluhan Botol Minol

SALATIGA - Puluhan botol minuman beralkohol (minol) berbagai merek disita dalam operasi gabungan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga. Kegiatan...