BPJS Kesehatan Gandeng BNI

372
MILIKI PROGRAM BARU : Deputi Direksi Wilayah Jateng dan DI Jogjakarta Aris Jatmiko mengenalkan program Tabungan Sehat. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MILIKI PROGRAM BARU : Deputi Direksi Wilayah Jateng dan DI Jogjakarta Aris Jatmiko mengenalkan program Tabungan Sehat. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, SURAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan program “Tabungan Sehat” dengan mengandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Pelayanan ini dikhususkan bagi peserta mandiri dalam pembayaran iuran.

Terobosan baru yang dikenalkan BPJS Kesehatan pada November lalu di Jakarta, sudah mulai merambah ke daerah. BPJS Kesehatan Kedeputian Jawa Tengah dan DI Jogjakarta segera mengomunikasikan dengan pihak perbankan yang ditunjuk.

“Kita sudah mulai kontak-kontakan dengan pihak bank. Mungkin bulan Januari 2018 kita mulai,” kata Deputi Direksi Wilayah Jateng dan DI Jogjakarta Aris Jatmiko di sela acara media gathering yang mengusung tema Peran Media untuk Mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang Berkualitas dan Berkesinambungan di Best Western Premier Solo, pekan lalu.

Menurutnya, Tabungan Sehat adalah solusi mengurai permasalahan tunggakan iuran dari peserta mandiri yang selama ini masih terus terjadi. Tingkat kolektibilitas di Jateng-DIJ hingga awal bulan Desember 2017 masih sekitar 68 persen. Sedangkan total jumlah peserta sekitar 27 ribu jiwa, baik dari kategori peserta penerima bantuan iuran (PBI) dan peserta mandiri.

“Setelah program ini dijalankan, kita targetkan (tingkat kolektibilitas peserta) 84 persen,” ungkapnya.

Aris optimistis target itu tercapai. Langkah yang diambil untuk mengejar target itu dengan memaksimalkan program Tabungan Sehat dan menggerakkan Kader JKN-KIS. “Beberapa sisi akan kita lakukan, termasuk menggandeng media untuk menyentuh hatinya (peserta mandiri, red) dalam membayarkan iurannya,” tuturnya.

Dia berharap, peserta mandiri, khususnya yang memiliki tunggakan, bisa memanfaatkan program Tabungan Sehat. Dengan membuka rekening ke bank yang ditunjuk, peserta dapat mengangsur tunggakan hingga semuanya lunas. “Kalau tunggakannya besar, bisa dicicil, bisa autodebet,” imbuhnya. (put/ton)