SERAHKAN IZIN : -Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal Tyas Resnanti saat menyerahkan secara simbolis izin operasional kepada Direktur Pengelola LKM PT BKD Batang Burhanudin. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
SERAHKAN IZIN : -Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal Tyas Resnanti saat menyerahkan secara simbolis izin operasional kepada Direktur Pengelola LKM PT BKD Batang Burhanudin. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemkab Batang meyakini akan lebih mudah dalam membantu modal bagi UMKM. Hal tersebut setelah PT Badan Kredit Desa (BKD) Batang resmi menerima izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal.

Dengan keluarnya izin usaha lembaga keuangan mikro ini, Pemkab Batang berharap PT BKD bisa bekerja maksimal dan berkomunikasi dengan Bumdes serta lembaga keuangan yang lain. “Kami berharap PT BKD dapat dikelola dengan baik, amanah dan jujur. Bahkan ke depan diharapkan bisa berkembang lebih baik lagi. Namun harus kerja keras dalam menjual PT BKD ini menjadi PT yang bisa dan dapat diterima oleh masyarakat,” kata Wakil Bupati Batang Suyono, Minggu (24/12).

Penyerahan izin usaha Lembaga Keuangan Mikro (LKM) PT BKD tersebut diungkapkan Wabup, sudah dilakukan pada Jumat (22/12) lalu. Sehingga kini sudah resmi bisa memberikan modal usaha kepada UMKM di Kabupaten Batang. “Karena ini merupakan lembaga keuangan maka pengurus harus memiliki kejujuran yang diutamakan, kemudian juga konsisten atau ketekunan para pengurus dan berani menentukan melalui kajian dan penelitian,” tandasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Batang Suyono, Asisten II Wondy R, Kepala OJK Tegal Tyas Resnani, Kepala OPD, para pengurus PT LKM BKD, Camat dan beberapa kepala desa.

Terpisah Kepala Bagian Perekonomian Setda Batang Subyanto mengatakan, izin usaha LKM PT BKD didapat melalui proses yang sangat lama. Sebelummya sudah ada 26 desa yang tergabung melalui LKM PT BKD Batang.

Berhasilnya izin ini juga merupakan bagian dari kegiatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) karena ini salah satu program unggulan TPKAD.

Maka dengan UMKM harapannya tidak kesulitan untuk mendapatkan modal usaha. Yakni bagaimana percepatan uang yang ada di perbankan atau lembaga keuangan bisa masuk ke UMKM

“Harapan kami PT BKD Batang setelah LKM diserahkan nantinya bisa meningkat lagi semoga ke depannya bisa menjadi BPR. Kemudian terkait TPAKD ini sebenarnya kegiatan yang dicanangkan oleh Presiden pada tahun 2016 di Brebes kaitannya dengan ekonomi kerakyatan,” kata Subyanto. (han/ric)