33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Segera Adaptasi Kebijakan Pemprov

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD meminta agar SMA/SMK harus mulai beradaptasi dengan berbagai kebijakan pemerintah Provinsi Jateng. Hal ini harus cepat dilakukan, seiring kebijakan alih wewenang dari pemerintah kabupaten/kota. Semua aturan sudah harus dilakukan, agar percepatan pola kurikulum bisa dijalankan mulai tahun 2018.

Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Abdul Hamid mengatakan, peralihan sekolah memang membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Tetapi ia meminta agar secepatnya dilakukan, agar bisa seragam dan bisa menjalankan kurikulum dengan maksimal.  “Mulai tahun depan semua harus bisa menjalankan aturan seragam. Ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jateng,” katanya.

Pihaknya terus memantau langsung perkembangan sekolah di Jawa Tengah terkait peralihan kewenangan ke provinsi. Selain untuk melihat progresnnya juga sekaligus mencari masukan dan kendala yang dihadapi SMA/SMK se Jateng saat masa peralihan tersebut.

“Berbagai kendala akan kami tampung dan akan kami bicarakan pada evaluasi nanti, sehingga kita semua dapat saling bekerja sama dengan baik dan seirama,” tambahnya.

Dewan berkomitmen dan terus memantau keberadaan sekolah-sekolah terutama SMA/SMK di Jateng. Hal itu dilakukan untuk menampung masukan untuk menangani peralihan sekolah, serta mengetahui lebih jauh lagi mengenai alih wewenang SMK/SMA. Dari provinsi punya rencana yang matang, terutama terkait sarana prasarana yang sudah tersedia dalam proses pembelajaran di sekolah yang baru berdiri dalam kurun waktu enam tahun ini. “Masih banyak keluhan dan harus secepatnya diselesaikan,” ujarnya.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen menambahkan, pemerintah selalu berupaya menerapkan keseimbangan kualitas tiap sekolah di Jateng. Ia mengimbau agar sekolah-sekolah dapat memberikan masukan yang bisa diperbaiki sebelum terlambat. “Karena hal ini juga berguna bagi kesejahteraan guru di sekolah-sekolah,” tambahnya.

Ia mencontohkan, seperti kebijakan pengisian daftar hadir dengan sidik jari atau finger print untuk guru. Finger print harus dilakukan agar semua tertib dan terjaga kualitas kerjanya. “Selain itu, finger print harus dilakukan karena terkait dengan dana yang diterima oleh guru yang belum diangkat menjadi PNS, finger print adalah bukti otentik yang bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya. (fth/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Fisik Digenjot, Pembangunan Manusia Relatif Sangat Kecil

WONOSOBO—Alokasi DTD (Dana Transfer Desa) untuk pembangunan fisik masih menjadi prioritas di banyak desa. Sementara alokasi DTD untuk pembangunan manusia dalam bentuk pemberdayaan dan...

Hobi Jadi Penghasilan

HOBI yang ditekuni Nurul Ami Widiyasari, kini berbuah penghasilan. Awalnya, ia hobi mendesain busana dan menjahit. Kini, jasanya itu banyak digunakan orang lain. ”Sejak...

Pak Dirman Sambangi Pengungsi Longsor

RADARSEMARANG.COM, BREBES - Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said mengunjungi tempat pengungsian bencana alam tanah longsor di Desa Windusakti, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes,  Jumat...

Luncurkan Kartu Perdana Samsung Unlimited

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perusahaan penyedia layanan komunikasi berbasis jaringan 4G LTE Advance, PT Smartfren Telecom, Tbk, resmi menghadirkan kartu perdana Samsung Unlimited. Kartu perdana...

Nelayan Diminta Beralih ke Alat Ramah Lingkungan

BATANG—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mengimbau para nelayan yang selama ini menggunakan cantrang, untuk segera beralih menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Meskipun pelarangan...

Partisipasi Pemilih Tembus 72,8 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tingkat partisipasi masyarakat Kota Semarang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 27 Juni lalu mencapai 72,80 persen. Angka partisipasi...