Santai Ala Kolonial di RM Soto Dolly

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Makan sambil menikmati sejuknya alam di bawah naungan rindang pepohonan tentu turut menyejukkan hati. Apalagi jika dikelilingi bangunan kuno peninggalan kolonial Belanda, tentu memberikan romantisme tersendiri.  Suasana itulah yang ditawarkan manajeman PTPN IX Siluwok Subah melalui Rumah Makan (RM) Soto Dolly.

RM yang terletak di pintu masuk kompleks kantor PTPN IX ini, memantik perhatian pengunjung untuk memasuki wilayah PTPN IX yang asri. RM Soto Dolly ini menempati bangunan kuno bekas rumah karyawan dan pimpinan Kebun Siluwok. Bangunan yang sempat beberapa waktu tak terpakai ini, sejak empat bulan terakhir disulap menjadi rumah makan yang menonjolkan kesan klasik khas tempo dulu. Menu andalannya adalah Soto Gringsing dan Nasi Meteng alias Megono Mateng. Pengelolanya adalah anggota koperasi Karyawan PTPN IX sendiri. “Berdirinya RM Soto Dolly ini sebagai rintisan untuk men-support perkembangan wisata,” kata Kepala PTPN IX Siluwok Subah, Agus Sulistiyono melalui Asisten Kepala, Riyanto.

Menurutnya, sejak RM Soto Dolly dibuka, animo masyarakat cukup positif. Banyak wisatawan yang mampir, baik yang datang sendirian maupun rombongan. “Beberapa instansi pemerintah rutin berkunjung ke tempat ini. Selain menikmati hidangan pengunjung, bisa menikmati relaksasi dengan terapi ikan yang terletak di samping bangunan,” promonya.

Walupun PTPN IX merupakan perusahan perkebunan, pihaknya tidak hanya fokus pada sektor perkebunan, tetapi merambah ke bidang wisata. Hal itu sebagai bentuk usaha dalam mempertahankan ranking pertama perolehan laba se-Jawa Tengah. “Untuk mempertahankan posisi tersebut, kami harus menggali potensi di sektor lain. Di sini banyak bangunan kuno yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak pendapatan,” imbuhnya semangat.

Sejak dibuka untuk umum, diakuinya, banyak pengunjung yang datang ke warung ini tiap sore. Baik sekedar makan maupun jalan-jalan menikmati suasana asri dan selfie dengan latar belakang bangunan kuno. Bahkan, gedung bekas pabrik kakao, justru paling favorit untuk foto pra wedding. Disediakan pula mobil kayuh VW Kodok yang bisa disewa untuk berkeliling.

Rencananya ke depan, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan pecinta burung yang setiap minggu berkumpul dan setiap bulan ada event besar. Suasana RM Soto Dolly ini bisa menarik minat pecinta burung dari luar daerah, karena tempatnya lebih representatif dibanding tempat lain. “Kami sudah merencanakan membuat kolam renang anak-anak, out bond dan flying fox di sebelah barat RM Soto Dolly. Dengan tiket masuk yang terjangkau oleh pengunjung, bisa menikmati suasana tenang dan klasik sambil mengenang masa lalu,” kata Riyanto optimistis. (han/sct/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -