TAMU REDAKSI: Sebanyak 45 mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Semarang bersama dosen Ahmad Rifai dan Pemred Arif Riyanto saat berada di dapur redaksi Jawa Pos Radar Semarang, kemarin. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAMU REDAKSI: Sebanyak 45 mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Semarang bersama dosen Ahmad Rifai dan Pemred Arif Riyanto saat berada di dapur redaksi Jawa Pos Radar Semarang, kemarin. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Sebanyak 45 mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Semarang (Upgris) berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (22/12) siang. Kedatangan para mahasiswa untuk mengetahui dapur redaksi, proses produksi koran, serta tugas-tugas kehumasan.

“Untuk mata kuliah kehumasan, kami memang mewajibkan para mahasiswa mengunjungi kantor media. Ada yang ke radio, televisi dan media cetak. Harapannya, mahasiswa akan mendapat pemahaman tentang media dan kehumasan langsung dari praktisinya,” jelas Ahmad Rifai, dosen mata kuliah kehumasan PBSI yang memimpin rombongan.

Rombongan mahasiswa diterima langsung Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto. Pria yang akrab disapa Aro ini menjelaskan proses produksi koran Jawa Pos Radar Semarang mulai peliputan berita oleh wartawan, editing oleh redaktur, layout halaman koran, percetakan, hingga distribusi koran sampai di tangan pembaca.

Menurut Arif, saat ini hampir semua lembaga maupun perusahaan membutuhkan orang yang bisa menulis berita. Mereka biasanya disebut humas atau public relation. Tugas seorang humas hampir sama seperti wartawan, yakni mampu menulis rilis berita tentang instansi atau lembaga tempatnya bekerja. Tentunya berita-berita positif yang bisa ‘menjual’ atau sebagai branding lembaganya.

“Banyak humas maupun public relation di beberapa perusahaan yang dulunya bekerja sebagai wartawan. Jadi, profesi wartawan itu bisa jadi modal menjadi seorang humas,” katanya.

Dalam kunjungan kemarin, para mahasiswa juga diajak ke ruang redaksi Jawa Pos Radar Semarang. Di situ mereka ditunjukkan cara me-layout halaman koran. (bas)