Disidak, Safety Belt Sopir Tak Berfungsi

850
CEK KELAYAKAN: KBO Satlantas Polres Temanggung Iptu Sugihartono saat memeriksa kelaikan bus di pool bus PO Safari Dharma Raya atau OBL di Kowangan Temanggung, Jumat (22/12). (Ahsan fauzi/radar kedu)
CEK KELAYAKAN: KBO Satlantas Polres Temanggung Iptu Sugihartono saat memeriksa kelaikan bus di pool bus PO Safari Dharma Raya atau OBL di Kowangan Temanggung, Jumat (22/12). (Ahsan fauzi/radar kedu)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Temanggung dan Satlantas Polres Temanggung melakukan sidak ke pool bus PO Safari Dharma Raya atau OBL di Kowangan Temanggung, Jumat (22/12) siang. Sidak ini untuk memastikan kelayakan armada bus selama masa Natal dan Tahun Baru 2018. Selain PO Safari Dharma Raya, petugas juga melakukan pemeriksaan ke PO BSM di daerah Maron Temanggung.

Kepala Dishub Temanggung Agung Prabowo menuturkan, pemeriksaan kelaikan bus dilakukan agar selama dipergunakan untuk liburan nanti, tidak ada satupun unit bus yang bermasalah dan berpotensi mengganggu kelancaran berkendara bagi penumpang. “Dengan pemeriksaan menyeluruh ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang selama perjalanan liburan Natal dan Tahun Baru. Pemeriksaan ini sekaligus untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ucap Agung disela sidak, kemarin.

Agung menjelaskan, secara umum pemeriksaan fungsi kelaikan bus meliputi rem, lampu utama, lampu sein, klakson, roda, mur baut, sabuk pengaman, kelengkapan surat kendaraan, seperti SIM, STNK dan buku uji, juga peralatan medis (P3K).

“Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan, secara umum layak jalan. Hanya tadi, ada temuan satu safety belt (sabuk pengaman) untuk sopir tidak fungsi. Tadi sudah saya mintakan pihak OBL untuk segera membereskanya,” ucapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Temanggung AKP Sandhi Wiedyanoe menjelaskan, untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru, pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas. “Kita buat tiga ring, ring satu, dua dan tiga. Kita memastikan yang jalur utama kota bisa lancar, kita juga fokus di pintu masuk kota, di Kranggan dan Sari Ayam Parakan, biasanya di titik tersebut menjadi pusat kemacetan” ucap Shandi.

Sandhi memperkirakan volume kenaikan kendaran selama libur Natal dan Tahun Baru di Temanggung berkisar 7-10 persen, mengingat Temanggung hanya lintasan dan bukan kota utama tujuan wisata.

“Saya mengimbau agar para pengemudi dan penumpang untuk senantiasa menjaga keselamatan dan menjaga kondisi tubuh agar senantiasa fit saat mudik dan arus balik,” pintanya. (san/ton)