RADARSEMARANG.COM, MAGELANG — Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah, Fajar Saka, mengingatkan, politik uang dan mobilisasi ASN masih menjadi hal yang wajib diwaspadai pada pelaksanaan pilkada 2018 di Kabupaten Magelang. Fajar menyampaikan hal itu di Magelang, Jumat (22/12) kemarin.

Fajar melanjutkan, kendati indeks kerawanan pemilu di Kabupaten Magelang masih rendah, namun Bawaslu mencatat masih adanya politik uang pada pilkada dan pemilu legislatif serta presiden pada pemilihan sebelumnya.

Sorotan lain, ditengarai adanya pemanfaatan fasilitas negara serta ASN sebagai tim sukses petahana pada pilkada sebelumnya di Kabupaten Magelang. “Kami minta ASN harus bersikap netral dan tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan salah satu pihak pada pilkada.” Bawaslu telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan upaya pencegahan.

Jika ASN masih tetap nekat, Bawaslu akan bersikap tegas. “Kalau ada bukti dan saksi, kami laporkan ke komisi ASN atau kepala daerah yang bersangkutan untuk ditindak tegas.” Jika menemukan pelanggaran, masyarakat diminta segera untuk melapor, sehingga bisa ditindak tegas. (jpg/isk)