Renovasi Terus Dikebut

Terkendala Cuaca dan Pembuangan Tanah

1634
DIREMAJAKAN: Proses renovasi Stadion Jatidiri Semarang terus dikebut pada tahap kedua saat ini. Inzet: Tumpukan material tanah hasil kerukan terpaksa dibiarkan menggunung di sekitar Stadion. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIREMAJAKAN: Proses renovasi Stadion Jatidiri Semarang terus dikebut pada tahap kedua saat ini. Inzet: Tumpukan material tanah hasil kerukan terpaksa dibiarkan menggunung di sekitar Stadion. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Renovasi Stadion Jatidiri Semarang saat ini masih terus dikebut. Bulan Desember 2017 ini adalah batas waktu akhir renovasi tahap kedua Stadion berkapasitas 20.000 penonton tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Renovasi Stadion Jatidiri dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Prambudi dihubungi kemarin mengatakan proses renovasi tahap kedua masih berjalan sesuai jadwal.

Meskipun Prambudi menyebut ada beberapa kendala dalam penyelesaian renovasi tahap kedua yaitu pengerjaan proyek yang terkendala masalah cuaca mengingat bulan Desember 2017 ini Kota Semarang sudah masuk ke musim penghujan.

“Selain itu kami juga terkendala pembuangan tanah kerukan yang saat ini terpaksa masih dibiarkan berada di sekitar proyek hal itu membuat area sekitar proyek berlumpur menyulitkan akses transportasi. Dan memang banyak sekali jumlah tanah kerukan yang harus dibuang,” katanya.

Pada renovasi tahap kedua ini Prambudi menyebut ada beberapa item yang harus diselesaikan. Yang pertama adalah pengerjaan tribun Timur Stadion. Kemudian pemasangan pondasi untuk tribun Utara.

“Tribun timur di tahap kedua ini masih tanpa atap. Kemudian tribun Utara hanya pondasi. Untuk lapangan juga sudah mulai penanaman rumput. Karena kemarin kan lapangan dikeruk total,” sambungnya kemarin.

Setelah selesai di tahap kedua, Prambudi menambahkan renovasi Stadion akan masuk tahap akhir pada tahun 2018 mendatang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kata Prambudi akan menyiapkan anggaran sekitar Rp 163 miliar di tahap akhir 2018.

“Awal Januari 2018 yaitu minggu pertama dan kedua rencananya sudah akan mulai lelang. Mudah-mudahan tidak ada kendala terkait penganggaran karena tahun depan Jaetng juga banyak kegiatan yang cukup menyedot anggaran,” bebernya.

Nantinya seluruh pengerjaan akan diselesaikan di tahap terakhir mulai dari penyelesaian tribun Timur, Utara dan Barat hingga penyempurnaan lapangan, lintasan atletik dan beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti lampu stadion. (bas)