Pengamanan Natal Diserahkan ke Pamswakarsa

560
CEK ARMADA: Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo bersama Bupati Bambang Sukarno saat mengecek kesiapan armada usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2017 di halaman gedung pemuda, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)
CEK ARMADA: Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo bersama Bupati Bambang Sukarno saat mengecek kesiapan armada usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2017 di halaman gedung pemuda, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG — Pengamanan perayaan Natal 2017 di gereja-gereja di Temanggung akan dilakukan oleh masyarakat. Seperti pelibatan pemuda gereja, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan. Sedangkan TNI dan Polri, hanya akan mem-back up.

“Pengamanan Natal dilakukan oleh Pamswakarsa 1×24 jam oleh pemuda gereja, dibantu Banser, Orari, Senkom, FKUB, Pramuka, dan lainnya. Polisi akan melakukan patroli dan mengurai kemacetan di sekitar gereja,” kata Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo usai gelar pasukan, Kamis (21/12) kemarin.

Apel pasukan dipusatkan di halaman gedung Pemuda, dalam rangka persiapan Operasi Lilin Candi 2017 untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. Selain polisi, apel juga diikuti unsur TNI dari Kodim 0706/Temanggung, Satpol PP, dan unsur masyarakat lainya.

“Untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru kali ini, kita terjunkan 400 personel, terdiri atas 242 personel Polres, TNI sebanyak 62 personel, sisanya dari unsur masyarakat, seperti Senkom dan Satpol PP,” kata Wiyono.

Di tempat yang sama, Waka Polres Temanggung Kompol Prawoko menambahkan, di Temanggung ada 127 gereja. Terdiri atas 110 gereja protestan, 13 gereja denominasi, dan empat gereja katolik. Mengingat terbatasnya personel, tidak semua gereja dijaga. Sebab, tidak mungkin pula Polri mengabaikan pelayanan pada masyarakat lainnya.

“Dari 127 gereja, penjagaan hanya akan dilakukan di 86 gereja yang tersebar di 14 kecamatan. Kita prioritaskan atau pilih gereja-gereja yang menjadi pusat perayaan Natal.”

Sementara itu, Polres Wonosobo juga menggelar apel pasukan di Alun-alun Wonosobo, Kamis (21/12). Apel diikuti oleh lebih dari 500 personel gabungan dari Kodim, Polres Wonosobo, Dishubkominfo, Linmas, Saka Bhayangkara dan Senkom Mitra Polri. Bupati Wonosobo Eko Purnomo yang memimpin apel sempat mencoba menggunakan tempat tidur lapangan (fieldbed) yang akan disediakan di pos pengamanan.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras mengungkapkan, pihaknya akan fokus melaksanakan pengamanan perayaan Natal tahun ini. “Kami akan menempatkan personel di seluruh gereja di wilayah Wonosobo yang berjumlah 40 gereja. Ada 9 gereja di wilayah kota Wonosobo yang merupakan prioritas pengamanan. Namun untuk gereja lain, kami juga telah menempatkan personel tambahan sebagai langkah antisipasi,” jelasnya. (san/ali/isk)