33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Jateng Peringkat II Anugerah KIP

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, Jakarta – Pada akhir 2017, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali meraih penghargaan. Kali ini sebagai Peringkat II Kategori Pemerintah Provinsi dalam Penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2017.

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Gubernur Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (21/12).

Wapres Jusuf Kalla menyampaikan, pasca reformasi, ada dua hal yang sangat penting, yakni demokratisasi dan menjaga hak asasi. Untuk mewujudkan itu, dibutuhkan informasi yang terbuka. Sebab tanpa keterbukaan, akan sulit menjalankan pemerintahan yang demokratis.

“Hanyalah informasi yang terbuka, masyarakat dari rakyat untuk rakyat, dapat mengetahui apa yang dilakukan pemerintah, instansi, lembaga universitas secara keseluruhan. Dan itulah maka UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) ini untuk kita semua untuk menjalankan demokratisasi, keterbukaan,” bebernya.

Diakui, teknologi yang mendukung informasi saat ini sangat terbuka. Jika dulu informasi hanya satu arah, tapi sekarang justu telah menjadi open architecture, di mana semua bisa terbuka. Jika pemerintah memberikan informasi yang terbuka dan benar, masyarakat akan mendapat informasi yang benar pula. Sebaliknya, jika informasi itu keliru, dampaknya akan sangat besar.

Begitu pula dengan perkembangan media, yang menurutnya sudah banyak berubah. Jika dulu berita yang disampaikan hanya mengenai yang sudah terjadi, tapi kini masyarakat bisa mengetahui apa yang akan terjadi. Informasi pun tersampaikan dengan cepat dan langsung.

Wapres menunjuk contoh, jika dulu saat terjadi kudeta, permasalahan bisa diredam dengan menguasai media, seperti TV dan radio, tapi sekarang informasi dapat diperoleh dari mana saja tanpa sentralisasi. Dengan kondisi tersebut, pemerintah maupun lembaga harus menyiapkan informasi yang baik, memberikan informasi yang akurat dan akuntabel.

“Maka informasi yang terbuka itu dibutuhkan agar masyarakat bisa mengetahui betul apa yang mesti dilakukan dan ada akuntability. Ini penting agar ada kemajuan, inovatif dan sebagainya,” terang JK.

Sementara itu, Sekda Sri Puryono menyampaikan apresiasi kepada jajarannya yang telah bekerja keras untuk mendapat peringkat kedua. Apalagi, sebelumnya Jawa Tengah belum pernah meraih peringkat kedua pada penghargaan yang sama.

“Suatu loncatan yang luar biasa karena sebelumnya kita belum pernah peringkat kedua. Ini harus kita dukung. Karena ini adalah kerja keras kita bersama. Yang lebih membanggakan lagi kita sudah membuat single data system, yang mungkin belum dibuat provinsi lain,” katanya, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri.

Kendati begitu, Sekda meminta agar jajarannya terus berkreasi dan berinovasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Bagaimana pun KIP merupakan wujud demokrasi.

“Kalau itu bisa dilakukan demokrasi di Jateng sudah berjalan dengan baik. Jika demokrasi berjalan dengan baik, dampaknya pada pelayanan masyarakat. KIP ini juga terkait dengan pelayanan kepada masyarakat, masyarakat akan lebih mudah, lebih murah, lebih gampang, lebih terbuka dan lebih transparan untuk mendapatkan informasi apa saja utamanya menyangkut pelayanan publik,” tandas Sri Puryono. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Sering Ngantuk, Tanda Hormon Terpuruk?

Tanya dr Andi: RADARSEMARANG.COM - Saya seorang pria berusia 43 tahun, sekarang sering merasa ngantuk dan lesu. Begitu juga Mr P saya, kurang bisa tegang...

Jauhkan Anak Dari Cara Instan

Yovita dididik oleh seorang Ibu yang berprofesi sebagai guru TK dan Ayah yang berlatar belakang militer. Keduanya selalu mengajarkan nilai-nilai hidup dengan cara sesuai...

Targetkan Adipura 2018

DEMAK - Pemkab Demak bekerja keras untuk mendapatkan piala Adipura pada 2018 mendatang. Hal ini ditegaskan Wabup Joko Sutanto dan Sekda dr Singgih Sutanto...

Langgar Aturan, Ratusan APK Diturunkan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Ratusan alat peraga kampanye (APK) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah tahun 2018 di Kota Salatiga diturunkan paksa. Penindakan terhadap APK yang...

Amankan Lebaran, Siap Tidur di Jalan

DIDAPUK menjadi Kepala Satuan Lalulintas Polres Batang, AKP Muhammad Adiel Aristo, siap mengemban tugasnya dengan maksimal. Menghadapi, musim mudik dan balik dalam waktu dekat, alumni...

Berharap Bus Wisata Layani Objek Sekitar Semarang

SEMARANG - Peluncuran secara resmi Bus Wisata Semarang mendapatkan apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang. Diharapkan bus wisata ini akan meningkatkan...