Air Sungai Meluap, 8 Kelurahan Banjir

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Hujan lebat dua hari berturut-turut mengakibatkan sungai di Kendal meluap, membanjiri permukiman warga. Sebanyak delapan desa, terdampak luapan sungai Kali Kendal.

Penyebabnya, karena kondisi sungai dangkal lantaran sedimentasi tinggi. Luapan sungai menggenangi jalan dan permukiman warga setinggi 50 sentimeter. “Banjir seperti ini sudah rutin di sekitar bantaran sungai Kali Kendal,” kata Miftahul Amin warga Ngilir.

Setidaknya ada delapan kelurahan terdampak banjir yang terjadi akibat debit Sungai Kendal. Yakni Kelurahan Trompo, Sijeruk, Langenharjo, Kebondalem, Pegulon, Patukangan, Pekauman dan Ngilir di Kecamatan Kota Kendal. “Sudah langganan, jadi warga di sini tidak terlalu khawatir,” katanya.

Menurutnya, air luapan sungai mulai masuk ke permukiman dan rumah warga Kamis dinihari (21/12) kemarin. Warga mulai menyelamatkan barang-barang berharga terutama barang elektronik yang berada di bawah. “Barang-barang dinaikkan ke loteng dan lemari,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Mustagfirin warga Gang Jujur Kelurahan Pekauman. Menurutnya, sejak November lalu sudah empat kali banjir. November tiga kali banjir dan Desember ini baru pertama. “Air mulai masuk habis subuh dan terus meninggi,” tambahnya.

Meski ketinggian air mencapai 50 sentimeter, namun warga tetap bertahan di rumah. Mereka hanya membendung rumah dengan karung ataupun kayu agar air tidak terlalu banyak masuk rumah. “Sudah menjadi langganan, makanya warga tidak mengungsi dan tetap beraktivitas,” tambahnya.

Banjir akibat luapan Sungai Kendal ini biasanya surut jika bendungan Trompo debit airnya surut. BPBD Kendal masih mendata jumlah kerugian akibat banjir dan terus memantau wilayah selatan Kendal. (bud/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -