Tak Ingin Kecolongan, Sidak Penjual Petasan

371
PASTIKAN TAK BERBAHAYA : Kapolsek Mijen Kompol Baihaqi menggelar sidak tehadap penjual petasan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)PASTIKAN TAK BERBAHAYA : Kapolsek Mijen Kompol Baihaqi menggelar sidak tehadap penjual petasan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PASTIKAN TAK BERBAHAYA : Kapolsek Mijen Kompol Baihaqi menggelar sidak tehadap penjual petasan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jajaran Polsek Mijen menggelar sidak terhadap penjual petasan. Kegiatan tersebut untuk mengantisipasi perayaan Natal dan malam pergantian tahun.

Kapolsek Mijen Kompol Baihaqi mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian dari operasi Cipta Kondisi menjelang operasi lilin candi 2017. “Sasaranya adalah petasan dan bahan peledak. Kami datangi tujuanya untuk pengecekan, apakah ada petasan yang membahayakan apa tidak, termasuk bahan peledak,” ungkapnya kemarin.

Pengecekan dan pemeriksaan dilakukan secara detail dan cermat terhadap sejumlah toko dan kios yang didatangi. Hal ini dilakukan supaya aparat tidak kecolongan, dan pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru berjalan aman.

“Sampai sejauh ini belum ditemukan petasan yang membahayakan. Petasan dan kembang api yang mereka pasarkan berdaya ledak rendah, tidak membahayakan,” katanya.

Sementara, salah satu penjual petasan bernama Yastuti mengatakan petasan dan kembang api miliknya dibeli di toko Rajawali Semarang. Menurutnya, barang-barang tersebut juga tidak membahayakan dengan alasan daya ledaknya rendah.”Ya seperti petasan-petasan pada umumnya yang tidak berbahaya,” katanya. (mha/zal)