33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Bupati Kembangkan UMKM

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemkab Pekalongan terus berupaya menekan angka pengangguran. Salah satunya melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Berkembangnya UMKM akan diikuti dengan penyerapan tenaga kerja. Di Kabupaten Pekalongan ada sekitar 40 ribu UMKM yang tersebar di 19 kecamatan. Dengan jumlah tenaga kerja 150 ribu orang.

Menurutnya secara kualitatif UMKM di Kabupaten Pekalongan terus berkembang, untuk itu perlu adanya pembinaan dan pelatihan secara kerkelajutan. Agar para UMKM dapat bersaing dan dapat memanfaatkan momentum perubahan life style (gaya hidup) masyarakat.

“Pelatihan Micro Business Simulation, agar dapat diterapkan dalam dunia bisnis yang nyata, bukan hanya teori belakang yang sulit dipaham,” ungkap bupati.

Bupati berharap pihak perbankan, dapat melakukan simulasi bisnis, berkaitan dengan bagaimana mengangkat micro business ke permukaan. Sehingga ada peningkatan usaha pada masing-masing UMKM.

Dengan adanya peningkatan usaha UMKM, maka akan berdampak pada kesejahteraan dan menjadi pemantik bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan.

“Di tingkat regional ini pertumbuhan ekonomi kita masih kalah dengan daerah lain seperti Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang, Kota Pekalongan, apalagi kalau dibandingkan dengan Brebes dan Tegal. Pertumbuhan ekonomi kita pada tahun 2017 adalah 5,16. Rata-rata dari kawan-kawan kita ini ada yang 6 sampai 7,” kata bupati.

Asip menambahkan, meskipun pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekaongan masih rendah, namun masih di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Tetapi di kawasan regional harus dijaga secara terus menerus dan harus ditingkatkan. Sehingga berdampak bagi penguatan ekonomi rakyat yang endingnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Upaya peningkatan UMKM harus terus dilakukan, bukan hanya pada sebatas pelatihan atau stimulasi setahun sekali atau hanya pada momen tertentu.

“Tapi upaya ini tidak harus berhenti pada simulasi saja, tetapi saya minta perbankan yang yang ada di Kabopaten Pekalongan untuk mengawal, pada tataran implementasi, hingga UMKM ini bisa terus berkembang,” tegas bupati. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kurir Sabu Dibekuk

SALATIGA - Polres Salatiga berhasil menangkap seorang kurir sabu - sabu yang beroperasi di Kota Salatiga, Jumat (24/11). Pelaku yang ditangkap adalah Rudy Harjianto...

Pedagang Pungkuran Siap Boyongan ke MAJT

SEMARANG- Ratusan pedagang Pasar Pungkuran kompleks Kanjengan mendatangi tempat relokasi kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)  pada Sabtu (26/8) malam menjelang dinihari.  Didampingi Kepala...

Eks Kantor Kawedanan Diubah Jadi Museum

UNGARAN – Pemkab Semarang akan membangun sebuah museum penyimpanan benda purbakala pada tahun 2017 ini. Menyusul banyaknya benda purbakala yang tersebar di wilayah Kabupaten...

Peduli Bencana, Napi Kirim Doa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sebanyak 500 warga binaan pemasyarakat (WBP) atau narapidana (Napi) lintas agama, kompak mendoakan bangsa dan negara Indonesia agar aman. Seluruh peserta kebanyakan mengenakan...

Wabup Mendaftar di PKB

MUNGKID—Wakil Bupati Magelang HM Zaenal Arifin mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati melalui DPC PKB Kabupaten Magelang. Dia berharap PKB yang merupakan salah satu...

Persikama Takluk di Kandang Persik

MUNGKID— Ujicoba perdana Persikama Kabupaten Magelang melawan tim selevel, belum memuaskan. Tim kebanggan warga Kabupaten Magelang, dipaksa kalah 2-0 dari tuan rumah Persik Kendal. Bertanding...