33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Hendi Siapkan Konsep City Walk Kampung

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Dua tahun terakhir (2016-2017), Pemerintah Kota Semarang telah merampungkan pembangunan 133 Kampung Tematik di 16 kecamatan. Tak hanya mengubah wajah kampung yang semula kumuh menjadi lebih tertata, Pemkot Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun telah berhasil mendorong perubahan sosial serta peningkatan ekonomi di kampung-kampung tersebut.

Alhasil, angka kemiskinan di Kota Semarang pun trennya terus menurun dari tahun ke tahun. Bahkan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2016, Kota Semarang hanya tinggal menyisakan kemiskinan sebesar 4,85 persen. Angka kemiskinan tersebut terendah dari seluruh daerah di Jawa Tengah. Bahkan jauh lebih rendah dari kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia, sebut saja Kota Surabaya dengan angka kemiskinan 5,63 persen atau Kota Medan sebesar 9,30 persen.

Setelah sukses dengan program Kampung Tematik, guna semakin meminimalkan angka kemiskinan di Kota Semarang, wali kota yang akrab disapa Hendi ini telah menyiapkan konsep ‘City Walk Kampung’ pada 2018. Gagasan tersebut diutarakan Hendi saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (20/12).

Dalam kesempatan tersebut, Hendi memaparkan sejumlah contoh konsep City Walk yang sudah ada di berbagai negara, seperti di Jepang dan Italia. Hendi secara tegas meminta agar contoh tersebut dapat diadopsi di Kota Semarang. Meski saat ini tata ruang perkampungan di Kota Semarang sudah memiliki kesamaan dengan konsep City Walk. Utamanya koridor ruang terbuka yang diapit oleh ruang privat.

“Hanya bedanya kalau City Walk, ruang privatnya punya fungsi komersial, sedangkan kalau di kampung kan tidak, jadi fungsi komersial itu yang akan kita dorong,” lanjutnya.

Karena itu, lanjut Hendi, untuk mendukung gagasan tersebut pihaknya meminta kepada seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) turun membina masyarakat di kampung-kampung untuk menjadi pelaku UMKM sesuai bidang masing-masing.

“Jadi, fokusnya dua, membuat ruang terbuka yang menarik dan membina masyarakat di sekitar ruang terbuka tersebut untuk membuka usaha agar mendapatkan pemasukan tambahan,” jelasnya.

City Walk sendiri di Indonesia sebenarnya lebih banyak dikenal sebagai konsep desain ruang pusat-pusat perbelanjaan. Desain tersebut berupa ruang terbuka yang menarik untuk pejalan kaki untuk menghubungkan beberapa fungsi komersial dan ritel. (zal/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Grup Kabar Salatiga Perangi Bullying

SALATIGA – Ratusan anggota grup jejaring sosial Kabar Salatiga berkumpul di pendopo Kelurahan Kecandran, Minggu (12/3) pagi. Mereka berkumpul untuk merekatkan silaturahmi dan menggagas...

Greg: Sirkuit MXGP Akan Menjadi Sangat Istimewa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Bersiap menjadi tuan rumah gelaran kompetisi motocross internasional MXGP seri ke-13, Kota Semarang terus berbenah memastikan kesiapan sirkuit serta infrastruktur pendukung lainnya....

Siap-Siap Sekarang!, Siang Ini Pendaftaran Online CPNS Dibuka

Radarsemarang.com - Mulai siang ini, masyarakat bisa melakukan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru secara online. Lowongan yang tersedia cukup banyak. Yakni mencapai...

Syukuran, Undang Dimas Tedjo Blangkon

MAGELANG –Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang akan menghadirkan penyanyi campursari Dimas Tedjo Blangkon yang tengah naik daun untuk manggung di Pasar Rejowinangun....

Setahun, Bupati Terima 58 Penghargaan

KAJEN – Meski Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, baru memimpin satu tahun pemerintahan di Kabupaten Pekalongan. Namun sudah 58 penghargaan yang diterimanya, baik penghatgaan...

Varuna Entertainment Berbagi Sesama

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Varuna Entertainment Inc, perusahaan yang bergerak di bidang hiburan ini turut meramaikan Ramadan dengan kegiatan corporate social responsibility (CSR). Kegiatan tersebut melibatkan all...