KERJASAMA : SVP Public Policy and Government Relationship Go-Jek, Malikulkusno Utomo (kanan) ketika menyerahkan suvenir kepada Kepala Kantor Wilayah III BTN, Joni Prasetyanto (kiri). (Jon waheed/jawa pos radar semarang)
KERJASAMA : SVP Public Policy and Government Relationship Go-Jek, Malikulkusno Utomo (kanan) ketika menyerahkan suvenir kepada Kepala Kantor Wilayah III BTN, Joni Prasetyanto (kiri). (Jon waheed/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Go-Jek dan Bank Tabungan Negara (BTN), Selasa (19/12) melakukan kerjasama akses pembiayaan perumahan kepada mitra Go-Jek di berbagai kota di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Premiere tersebut dihadiri sejumlah stakeholder.

SVP Public Policy and Government Relationship Go-Jek, Malikulkusno Utomo mengatakan kerjasama ini merupakan salah satu program manfaat yang ditawarkan untuk mitra terkait produk perbankan serta pembiayaan rumah. “Sehingga melalui program ini mitra bisa mendapatkan rumah yang bisa menjadi aset penting bagi mereka,” katanya.

Dia menambahkan program akses pembiayaan rumah ini telah diluncurkan Mei 2017 dan telah sukses dilaksakan di kawasan Jabodetabek. Agar semakin banyak mitra yang memanfaatkan program akses pembiayaan rumah, maka akses tersebut diperluas menjadi 14 kota mulai Sumatera sampai Sulawesi. “Per 30 November sudah lebih dari 4.500 mitra Go-Jek yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Kepala Kantor wilayah III Bank BTN, Joni Prasetyanto mengatakan pihaknya menyambut baik perluasan kolaborasi dengan Go-Jek. Selain sejalan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni meningkatkan inklusi keuangan juga sejalan dengan komitmen BTN menyukseskan program sejuta rumah yang telah dicanangkan pemerintah. “Dengan memberikan akses ke mitra Go-Jek terhadap produk KPR, maka target dari pemerintah lebih cepat tercapai,” katanya.

Melalui BTN tambahnya, mitra dapat memiliki rumah dengan uang muka yang terjangkau dan suku bunga yang rendah dengan tenor 20 tahun. Bahkan mereka juga bisa memanfaatkan KPR BTN mikro untuk pekerja informal yang sudah dimiliki sebelumnya. “Kini mereka bisa mempunyai rumah dengan angsuran mulai dari Rp 42 ribu per hari,” imbuhnya.

Salah seorang mitra Gojek Abdul Wahid, mengaku dengan adanya program ini sangat membantu dalam kepemilikan rumah. Selain itu dengan angsuran sebesar Rp 42 ribu per hari tidak keberatan. Pasalnya dalam sehari dia bisa mendapatkan Rp 325 ribu. (hid/ric)