BUKA AKSES JALAN: Petugas SAR BPBD bersama personel TNI dari Kodim 0706 Temanggung, petugas Polres Temanggung, beserta relawan bergotong-royong membuka akses jalan menuju wisata Curug Trocoh di Dusun Trocoh, Desa Lempuyang, Kecamatan Tretep, kemarin. (IST)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG — Hujan deras yang mengguyur Temanggung disertai angin kencang selama beberapa jam, menyebabkan longsor di Dusun Trocoh, Desa Lempuyang, Kecamatan Tretep. Tepatnya, di jalan akses menuju wisata curug Trocoh Tretep. Longsor terjadi pada Senin (18/12) malam pukul 21.00.

Kepala Seksi Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengatakan, tanah longsor setinggi 10 meter dan lebar 7 meter. Longsor menimpa lereng kebun milik Timbul Sumantri, warga Dusun Krajan RT 05/RW 01, Desa Lempuyang.

Tidak ada korban jiwa dan kerugian material yang cukup berarti. Karena lokasi kejadian jauh dari permukiman warga. Selasa (19/12) kemarin, Tim SAR BPBD Temanggung, personel TNI dari Kodim 0706 Temanggung, petugas Polres Temanggung beserta relawan, gotong-royong membuka akses jalan menuju curug Trocoh. “Setelah kita gotong-royong membersihkan longsoran tanah, akses jalan dibuka dan kembali normal.”

 Kapolsek Candiroto AKP Jianto mengimbau kepada warga yang melewati jalan tersebut untuk berhati-hati karena material longsor yang menutupi sebagian jalan menyebabkan jalan licin. Kondisi ini tentu rawan memicu kecelakaan.

“Untuk menghindari adanya korban, kami segera memasang tanda bahaya di lokasi tanah longsor, karena licinnya jalan berpotensi terjadinya kecelakaan,” jelas Jianto. (san/isk)