26 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Hilangkan Imej Satpam Sekadar Jaga Pintu

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi'...

Ultra Super

Dunia listrik Indonesia memasuki era baru --era unit 1.000 MW. Bulan depan, Oktober. Itulah era teknologi ultra super critical. Itulah pembangkit terbesar yang...

TEMANGGUNG-Keluarga Besar Satpam Temanggung (KSBT), Senin (18/12) kemarin, menggelar pelatihan kegawatdaruratan di Pendopo Pengayoman. Tujuannya, Untuk membekali satpam agar memiliki kemampuan pengetahuan dalam penanganan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD).

Ketua KBST Agus Setiyono menuturkan, pelatihan diikuti 100 satpam dan 64 tenaga personalia perusahaan-perusahaan di Temangggung. Mereka merupakan satpam yang bertugas di perkantoran, lembaga perbankan, perusahaan, sekolah, dan rumah sakit.

“Peran satpam sangatlah vital, pengetahuan PPGD harus dimiliki. Jika ada tragedi kecelakaan atau orang sakit mendadak di lingkungan kerja, mereka siap untuk mengatasi. Tanpa harus menunggu petugas Puskesmas atau rumah sakit datang,” kata Agus di sela pelatihan, kemarin.

Dikatakan, banyak kejadian orang meninggal karena terlambat dalam memberikan pertolongan. Karena itu, satpam wajib terampil dalam memberikan pertolongan awal. “Saya ingin menghilangkan imej satpam tidak sekadar jaga pintu depan. Tapi saat mempunyai performa yang bagus, melayani tamu dengan baik, dan mempunyai kemampuan lebih. Salah satunya, punya kemampuan kegawatdaruratan,” kata Agus sembari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sekaligus untuk menyambut HUT Satpam ke 37 yang jatuh pada 30 Desember mendatang.

Kriswanto, tim medis dari RSK Ngesti Waluyo Parakan menjadi salah satu pemateri pelatihan. Kata Kriswanto, PPGD merupakan pemberian pertolongan dan perawatan yang kali pertama diberikan kepada penderita atau korban dengan cepat dan tepat. “Pertolongan ini adalah langkah awal sebelum diteruskan ke paramedis.”

Istiqomah, satpam Pasar Rejo Amertani Temanggung mengaku senang mendapatkan pengetahuan kegawatdaruratan awam. Menurut dia, beberapa kali ada kasus orang meninggal mendadak di pasar karena terlambat memberikan pertolongan. “Setelah punya kemampuan kegawatdaruratan ini, saya siap memberikan pertolongan jika ada tragedi kecelakaan di pasar. Saya juga berharap di kompleks pasar Temanggung ada poliklinik. Dulu pernah ada, tapi sudah tidak aktif. Mohon Dinkes atau UPT terkait bisa mengaktifkan lagi,” harapnya. (san/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Masyarakat Batang Guyup Rukun

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Kesan Batang yang seram karena berada di pantai utara Jawa ternyata tidak terbukti. Batang ternyata warganya guyup rukun, dan jarang terjadi...

Cuti Bersama Pengaruhi Puncak Arus Mudik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, memprediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 8 atau 9 Juni sebelum Lebaran 2018. Hal...

Lebih Bagus dari Dagangan di Malioboro

Limbah tekstil tidak selalu harus dibuang. Di tangan terampil siswa SMP Terbuka Tempuran, limbah tekstil diubah menjadi ribuan produk kerajinan hasta karya bernilai ekonomi...

Klaim yang Pertama, Dikasih Jamu Herbal Antisakit Perut

Jika ada orang yang tak pernah berhenti menciptakan karya, Nining Sugiarsih salah satunya. Di usia menjelang senja, ia bahkan telah menyiapkan masa pensiunnya. Tentu...

More Articles Like This