Bupati Sidak, Pastikan Pasar Kedungwuni Sesuai Spek

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KAJENBupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Senin (18/12) kemarin, menggelar sidak ke pasar modern Kedungwuni. Bupati ingin memastikan pembangunan pasar dengan bantuan APBN 2017 sebesar Rp 5,2 miliar, tersebut sesuai dengan spek.

Pembangunan blok F yang diperuntukkan pedagang ikan dan sayur tersebut sudah dimulai sejak Agustus 2017 dan ditarget selesai pada 29 Desember 2017. Untuk mempercepat pembangunan, PT Kartikasari Manunggal Putra, selaku kontraktor, menambah tenaga kerja yang semula 70 orang menjadi 120 orang.

“Jumlah tenaga kerja sudah kita tambah, sekarang ada 120 orang untuk menyelesaikan Blok F ini, akhir tahun 2018 pembangunan ini selesai,” kata Herman, pengawas dari PT Kartikasari Manunggal Putra.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat mendatangi Pasar Kedungwuni Blok F, langsung memeriksa proses pembangunan, dari kualitas bangunan hingga capaian perkembangan terakhir pembangunan. Luasan bangunan untuk pedagang daging, juga tidak luput dari pemeriksaan bupati.

Menurutnya kualitas bangunan blok F atau blok basah, dinilai cukup bagus dan dipastikan selesai pada akhir tahun 2017. Namun demikian belum bisa langsung ditempati, karena masih harus dibangun fasilitas pendukung lain pada 2018 mendatang.

“Pasar blok F ini bisa menampung 198 pedagang aktif, yakn pindahan dari pasar tradisional lama. Pasar Blok F ini dibangun menjadi pasar modern yang bersih, karena dilengkapi dengan IPAL dan jalan yang cukup lebar, sehingga nyaman untuk pedagang,” ungkap bupati.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Kedungwuni, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UMKM Kabupaten Pekalongan, Ida Fitriani, mengatakan pembangunan kompleks Pasar Kedungwuni, yang terdiri dari 9 Blok dengan anggaran Rp 92,8 miliar, akan selesai dibangun selama 2 tahun dan akan menampung 1.989 pedagang tetap dan aktif, disamping juga akan menampung Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Sejak bulan Maret 2017 kemarin kita sudah mendata dan melakukan verifikasi pedagang yang ada di Pasar Kedungwuni, kedepan pedagang akan kita tata dan kita bagi berdasarkan kriteria atau jenis pedagang, secara terpisah,” kata Ida. (thd)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -