Amankan Puluhan Preman dan Miras

229

SEMARANG – Puluhan preman jalanan diberbagai lokasi digaruk Aparat Polrestabes Semarang. Mereka terjaring operasi cipta kondisi sebagai bentuk pengamanan perayaan Natal dan menyambut tahun baru 2018.

Berdasarkan data dari Kepolisian, setidaknya operasi yang digelar sejak mulai tanggal 7 – 22 Desember 2017 ini telah menjaring 31 orang preman jalanan. Puluhan preman tersebut ditangkap diberbagai lokasi seperti halnya ditempat-tempat fasilitas pelayanan umum di Kota Semarang.

“Sudah 31 orang (preman) yang terjaring operasi. Memang sasarannya adalah terminal, stasiun, tempat mangkal bis terminal bayangan,” ungkap Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Suwarna, kemarin.

Preman-preman yang terjaring razia selanjutnya dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk diberikan pembinaan. Setelah itu, mereka yang diketahui tidak terlibat tindak pidana kejahatan langsung dipulangkan.”Disini kita berikan pembinaan, pengarahan supaya tidak lagi berkeliaran, apalagi melakukan kejahatan. Supaya masyarakat merasa aman dan nyaman,” katanya.

Sampai sejauh ini, preman-preman yang terjaring razia tersebut belum ditemukan adanya keterlibatan tindak pidana kejahatan. Namun demikian, dengan tegas akan memproses hukum apabila ditemukan adanya keterlibatan tindak pidana kejahatan.”Kalau ada yang terbukti melakukan ya kita proses hukum. Razia masih terus berlangsung sampai 22 Desember 2017,” tegasnya.

Selain merazia preman, petugas juga menggencarkan razia minuman keras. Sampai sejauh ini sudah mengamankan sebanyak 228 botol miras dari jenis oplosan hingga bermerek. Paling banyak yang disita adalah Congyang sebanyak 145 botol, dan miras jenis Ciu 38 botol.”Rekap hasil lengkap nanti akan disampaikan tanggal 22 Desember 2017, sekalian pemusnahan barang bukti yang terkumpul,” pungkasnya. (mha/bas)