Wali Kota Pertanyakan Mundurnya Ketua KONI

279

“Belum juga tunjukkan kinerjanya sudah mundur.”

Sigit Widyonindito Wali Kota Magelang

MAGELANG–Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mempertanyakan mundurnya Ketua KONI, Supriyadi, yang baru menjabat sekitar satu tahun. Wali Kota Sigit menyayangkan mundurnya Supriyadi yang baru dilantik pada pertengahan tahun 2016 lalu untuk masa bakti 2016-2020.

“Ada apa ini sebenarnya di internal KONI? Jangan main-main lho dengan organisasi ini. Terlebih, kota kita ini sudah dipandang baik oleh daerah tingkat dua lainnya dari berbagai bidang, termasuk olahraga,” kata Sigit Widyonindito didampingi Kepala Disporapar, Djarwadi, dan Asisten 2, Sumartono, saat menerima rombongan audiensi para pengurus KONI Kota Magelang dan Pengurus Cabang Olahraga se-Kota Magelang di Aula Adipura Kencana, Kamis (14/12) kemarin.

Terlebih, menurut Sigit, ada agenda besar yang akan diikuti Kota Magelang. Yaitu, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 mendatang. Sigit juga mempertanyakan alasan mundurnya Supriyadi yang dinilainya belum banyak bekerja selama satu tahun menjabat. “Saya kaget kok tiba-tiba mundur di tengah kompetisi yang semakin ketat. Belum juga tunjukkan kinerjanya sudah mundur,” kata Sigit, meninggikan nada suaranya.

Sigit menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan olahraga di Kota Magelang, sudah banyak dilakukan dalam menunjang peningkatan prestasi olahraga. Seperti dukungan anggaran, melengkapi perlengkapan latihan, dan fasilitas lainnya. “Jangan ragukan kami. Pemerintah tidak main-main dalam memperhatikan olahraga. Peralatan latihan coba kita cukupi, meski sedikit demi sedikit. Sekarang coba lihat, kita sudah punya stadion, GOR, dan kolam renang masih proses pembangunan. Itu wujud komitmen kita,” tegas Sigit.

Di tempat yang sama, Supriyadi menegaskan, tidak ada masalah internal terkait keputusannya mundur. Supriyadi beralasan, mundurnya dia demi kelancaran roda kepengurusan KONI ke depan. “Secara prinsip, hubungan saya dengan pengurus, pemerintah, dan Pengcab tidak ada masalah. Keputusan ini sudah saya pikirkan matang-matang dan rasanya berat memang. Tapi, ada satu titik di mana saya mantap mengambil keputusan ini. Ini keputusan tepat,” kata Supriyadi.

Plt Ketua KONI Kota Magelang, Julianto menjelaskan, mundurnya Supriyadi sudah diketahui KONI Jawa Tengah. Pengurus provinsi bahkan sudah menerbitkan surat keputusan (SK) pengangkatan dirinya sebagai pelaksana tugas (Plt).

“Sementara saya yang mengisi jabatan ini sambil menunggu digelarnya musyawarah daerah luar biasa untuk memilih ketua definitif. Batas waktu terpilihnya ketua definitif maksimal 6 bulan setelah keluarnya SK pengangatan Plt pada 2 November lalu,” pungkas Julianto.

Pihaknya mengklaim tetap berkonsentrasi mempersiapkan agenda Prakualifikasi Porprov. Sejauh ini, sudah ada 14 cabor yang lolos ke Porprov 2018. “Di even besar ini, kami bertekad meraih hasil lebih baik dari prestasi Porprov 2013 lalu yang menempati rangking 25.” (cr3/isk)