Unsoed Terima Hibah Kandang Closed House

1142
MODERN: Kandang closed house hibah dari PT Charoen Pokphand Indonesia untuk Fakultas Peternakan Unsoed yang mampu menampung 20.000 ekor ayam broiler. (DOK HUMAS UNSOED)
MODERN: Kandang closed house hibah dari PT Charoen Pokphand Indonesia untuk Fakultas Peternakan Unsoed yang mampu menampung 20.000 ekor ayam broiler. (DOK HUMAS UNSOED)

PURWOKERTO–Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mendapat hibah sebuah kandang closed house dari PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI). Penyerahan kandang closed house berlangsung di Aula Fakultas Peternakan Unsoed, Kamis (14/12) yang ditandai dengan penandatanganan oleh Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk Dr (HC) Tjiu Thomas Effendy SE MBA dan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Dr Ir Acmad Iqbal MSi.

Dalam sambutannya, Thomas Effendy mengatakan, fasilitas yang diberikan bertujuan untuk mendukung secara aktif kegiatan budidaya unggas di lingkungan universitas. “Harapan kami, fasilitas ini bisa menghadirkan inovasi baru, mahasiswa perguruan tinggi dapat memiliki sarana dan prasarana belajar untuk melakukan riset inovasi pengetahuan di bidang pemeliharaan unggas sesuai dengan perkembangan teknologi ilmu pengetahuan, budi daya ayam broiller yang mutakhir,” ungkapnya.

Kandang closed house memiliki beberapa keuntungan. Di antaranya, jumlah kepadatan ayam lebih efisien, kondisi pertumbuhan bobot merata, efisiensi tenaga kerja karena semua peralatan dijalankan oleh motor, angka kematian rendah, dan suhu ruang dapat dikontrol.

Achmad Iqbal mengatakan, keberadaan kandang closed house hibah dari PT Charoen Pokphand tentunya sangat bermanfaat bagi Unsoed, khususnya bagi Fakultas Peternakan dalam hal transformasi pengetahuan. “Kandang ini dapat menjadi semacam laboratorium bagi civitas akademika, sehingga dapat dikembangkan bagaimana meningkatkan jumlah dan kualitas produksi unggas,  nutrisi dan pakan yang seperti apa yang dapat meningkatkan produktivitas,” ungkap Rektor.

Ketua Dewan Riset Nasional Dr Ir Bambang Setiadi MS yang hadir pada acara tersebut berharap, Unsoed bisa memanfaatkan teknologi kandang ayam broiler tertutup tersebut sehingga nantinya menghasilkan ahli-ahli peternakan yang siap bersaing dengan negara-negara lain seperti Malaysia dan Thailand. “Tentu saja bahwa apa yang diserahkan hari ini adalah bagian dari Unsoed menyiapkan mahasiswanya untuk bertarung secara global,” jelasnya.

Kandang closed house untuk ternak ayam broiler ini berukuran 12 meter x 124 meter. Kandang ini dapat menampung 20.000 ekor ayam. Selain Unsoed, PT Charoen Pokpand juga menghibahkan kandang closed house untuk Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, dan Universitas Hasanuddin. (jpg/ton)