Sisipkan Pesan Keberagaman dan Kesetiaan

478
SAPA PENGGEMAR : Para pemain dan penulis novel AAC 2 saat jumpa fans di DP Mal Semarang, belum lama ini. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAPA PENGGEMAR : Para pemain dan penulis novel AAC 2 saat jumpa fans di DP Mal Semarang, belum lama ini. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sekuel kedua film Ayat-Ayat Cinta (AAC) akhirnya resmi diluncurkan setelah AAC 1 pada tahun 2007 lalu. Film AAC 2 yang diangkat dari Novel karangan Habiburrahman El Shirazy kembali mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat Kota Semarang. Ini terbukti saat jumpa fans Film AAC 2 di DP Mal Semarang, belum lama ini.

Habiburahman mengatakan film AAC 2 masih mengangkat romantika, sekaligus berbagai pesan moral. Diantaranya menghormati keberagaman, cinta tanah air, dan kesetiaan. “Di film yang kedua ini, tokoh utamanya masih Fahri yang diperankan Fedi Nuril. Secara keseluruhan banyak pesan yang disampaikan mulai dari cinta, keberagaman, cinta Tanah Air, dan kesetiaan,”
katanya.

Film yang rencananya di rilis pada 21 Desember mendatang ini, mengkisahkan Fahri memilih tinggal di Edinburgh, Skotlandia, kota yang sangat disukai istrinya ketika dalam usaha pencariannya terhadap sang istri yang hilang saat perjalanan ke Palestina. “Sekuel kedua ini menceritakan Fahri yang bukan lagi mahasiswa, ia kini businessman sukses di negara orang, dan memiliki kecerdasan yang luar biasa,” jelasnya.

Sementara itu, Guntur Soeharjanto sebagai sutradara menegaskan jika AAC 2 selain menghibur juga menyiratkan berbagai pesan kepada para penonton. Yaitu berupa nilai-nilai kebaikan yang bisa diilhami. “Setiap orang setelah menonton pasti beda pengalamannya, namun yang paling penting adalah film harus punya nilai kebaikan,”paparnya.

Terkait target penonton dari AAC 2, Guntur enggan menyebut jumlah. Namun ia menargetkan film besutannya kali ini, bisa melebihi sukses pada sekuel AAC pertama sekitar 10 tahun lalu. “Kalau targetnya tentu lebih sukses ya, dan saya yakin bisa diterima oleh masyarakat,”jelasnya.

Sang pemeran utama, Fedi Nuril mengaku punya berbagai pengalaman unik ketika syuting AAC 2. Seperti kedatangan pertama di Edinburgh, Skotlandia, yang bertepatan dengan Idul Adha dan merupakan pengalaman pertamanya merayakan hari besar di luar negeri. “Pengalaman itu yang membuat saya merasakan menjadi minoritas, tetapi justru mengasah karakter,” tambahnya.

Selain Fedi Nuril, dalam juma fans kemarin juga membawa beberapa pemain AAC 2 diantaranya Dewi Irawan, kemudian Chelsea Islan, Pandji Pragiwaksono, dan Tajtana Saphira. (den/ric)