OJK Sosialisasikan Obligasi Daerah

132

“Untuk dapat menerbitkan Obligasi Daerah dan Sukuk Daerah harus benar-benar dipersiapkan dengan baik. Hal ini terkait dengan proses penerbitan yang cukup panjang dan kompleks,”

Bambang Kiswono, Kepala OJK Kantor Regional 3 Provinsi Jateng & DIJ

SEMARANG – Obligasi Daerah diharapkan menjadi salah satu alternatif instrumen yang dapat mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Jawa Tengah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Provinsi Jateng & DIJ menyosialisasikan Obligasi Daerah pada sejumlah stakeholder di Kantor Gubernur Jawa Tengah, baru-baru ini.

Kepala OJK Kantor Regional 3 Provinsi Jateng & DIJ, Bambang Kiswono mengatakan, Obligasi Daerah adalah obligasi yang diterbitkan Pemerintah Daerah melalui Penawaran Umum, yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Penerbitan Obligasi Daerah sangat menarik, karena baik Pemerintah Daerah maupun masyarakat dapat bersama-sama membangun dan mendapatkan manfaat dari penerbitan Obligasi Daerah yaitu kemajuan perkembangan daerah,” ujarnya.

Dengan penerbitan Obligasi Daerah ini, lanjut Bambang, Pemerintah Daerah akan mendapatkan berbagai manfaat. Antara lain sebagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah, membuka lapangan kerja melalui pembangunan infrastruktur yang akan meningkatkan daya saing daerah serta mendorong penerapan tata kelola yang baik oleh Pemerintah Daerah.

Sedangkan untuk masyarakat, penerbitan Obligasi Daerah ini, dapat menjadi sarana investasi, meningkatkan peran serta masyarakat dalam membangun daerahnya, meningkatkan pengawasan secara aktif terhadap pembangunan daerah serta merasakan hasil pembangunan infrastruktur yang dibangun menggunakan dana hasil penerbitan Obligasi Daerah.

Silakan beri komentar.