TAMBAH KERETA: PT KAI Daop IV Semarang menyiapkan dua kereta api tambahan pada libur Natal dan Tahun Baru ini. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAMBAH KERETA: PT KAI Daop IV Semarang menyiapkan dua kereta api tambahan pada libur Natal dan Tahun Baru ini. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang menyiapkan dua kerta api (KA) tambahan pada libur Natal dan Tahun Baru 2018 ini. KA tambahan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang biasanya terjadi saat libur panjang di akhir tahun.

Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang Edy Kuswoyo mengatakan jika masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini, akan dimulai pada 22 Desember dan berakhir pada 7 Januari 2018 mendatang. “Dua KA disiapkan sebagai KA tambahan yakni, KA Argo Muria Tambahan dan KA Argo Sindoro tambahan tuhuan Semarang-Jakarta,” katanya.

Selain dua KA tersebut, ada empat KA tambahan lain yang akan melewati wilayah Daop 4 Semarang, yakni KA Sembrani tambahan, KA Brantas tambahan, KA Matarmaja tambahan, dan KA Kertajaya tambahan. “Daop 4 Sendoro juga menyiapkan 102 gerbong KA dan 14 lokomotif, ditambah sembilan KA pembangit, berikut armada cadangan,” jelasnya.

Total pada tahun ini KAI Semarang menyiapkan 48 perjalanan KA reguler, 12 perjalanan KA tambahan, dan 14 perjalanan KA lokal sehingga jumlah perjalanan pada masa Nataru 2017/2018 sebanyak 74 perjalanan KA. “Setiap harinya setidaknya ada 43.168 tempat duduk/hari atau total sebanyak 654.262 tempat duduk selama 17 hari masa angkutan Nataru, baik KA reguler, tambahan, dan lokal,”bebernya.

Daop 4 Semarang sendiri memprediksi. Akan ada peningkatan sekitar 5-10 persen dengan volume penumpang tertinggi atau puncak yang terbagi pada libur Natal dan Tahun Baru., yakni pada 24-25 Desember 2017, sementara untuk momentum tahun baru diperkirakan puncaknya antara 29 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018. “Jadwal keberangkatan untuk tanggal 22 dan 23 Januari sudah habis dipesan khususnya KA jarak jauh, untuk KA lokal masih ada namun jumlahnya tidak banyak,” pungkasnya. (den/bas)