Tiga Pasangan ABG Dijaring Satpol

156
OPERASI PEKAT : Tim gabungan Satpol PP Kota Magelang, Polres Magelang Kota, Sub Denpom TNI, dan Dinas Kesehatan Kota Magelang mengamankan 3 pasangan tidak resmi dan tiga peminum miras, Selasa (12/12) malam lalu. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
OPERASI PEKAT : Tim gabungan Satpol PP Kota Magelang, Polres Magelang Kota, Sub Denpom TNI, dan Dinas Kesehatan Kota Magelang mengamankan 3 pasangan tidak resmi dan tiga peminum miras, Selasa (12/12) malam lalu. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

MAGELANG – Tim gabungan Satpol PP, Subdenpom TNI, Polres Magelang Kota dan Dinas Kesehatan Kota Magelang, Selasa (12/12) malam lalu mengamankan tiga pasangan tidak resmi dalam operasi penyakit masyarakat (pekat). Operasi pekat tersebut menyasar sejumlah kos yang ada di wilayah Kota Magelang.

Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana, Selasa (12/12) lalu usai operasi mengatakan, ketiga pasangan itu bukan pasangan suami istri resmi namun kedapatan berduaan di kamar kos. “Ketiga pasangan berada di tiga tempat berbeda. Ironisnya, ketiga pasangan tersebut masih ABG. Sungguh sangat disayangkan,” ujar Singgih.

Singgih menjelaskan, operasi pekat yang dilakukan pihaknya sengaja menyasar rumah kos untuk menertibkan warga dan menghindarkan penyakit masyarakat, seperti kegiatan prostitusi terselubung, miras maupun narkoba. “Ini sebagai bentuk pelaksanaan kami selaku penegak Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum. Selain itu juga kami dapati ada warga yang tidak membawa identitas berupa KTP juga kami amankan,” jelas Singgih.

sasaran, menurut Singgih tim operasi dibagi ke dalam dua tim yang menyisir wilayah Magelang Utara dan satu tim lainnya menyisir Magelang Selatan. Kedua tim, menurut Singgih bertemu di wilayah Magelang Tengah. Terkait dengan tiga pasangan mesum tersebut, Singgih menyebutkan bahwa satu pasangan merupakan pemain lama yang sudah pernah diamankan kedua kalinya.

“Dua pasangan lain pemain baru, kami minta mengisi surat pernyataan untuk tidak mengulanginya. Sedang untuk satu pasangan kami peringatkan jika ke depan kedapatan akan kami kirim ke panti rehabilitasi agar tidak mengulanginya, biar kapok. Semuanya kami lakukan pemeriksaan darah. Untuk hasilnya negatif,” jelas Singgih.

Dalam operasi tersebut, pihaknya juga mendapati ketiga pemuda sedang menenggak minuman keras (miras) di sekitar Pasar Gotong Royong. Ketiganya langsung diamankan dengan barang bukti satu botol anggur merah utuh dan dua botol air mineral berisi miras yang sudah dicampur.

“Mirisnya, dua pemuda masih di bawah umur. Selanjutnya kami limpahkan ke Polres Magelang Kota untuk diberikan pembinaan dan tindak pidana ringan (tipiring). Ketiganya melanggar perda karena meminum miras di tempat umum, dengan ancaman kurungan 3 bulan dan denda Rp 30 juta,” beber Singgih. (cr3/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here