TINGKATKAN KINERJA : Ketua Pakki Jateng Estri Irawati (kanan) melakukan Mou dengan sekjen Pakki pusat Ali Syahrul Chairuman (kiri). (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKATKAN KINERJA : Ketua Pakki Jateng Estri Irawati (kanan) melakukan Mou dengan sekjen Pakki pusat Ali Syahrul Chairuman (kiri). (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG– Mewujudkan masyarakat sehat itu menjadi tanggung jawab bersama, bukan perorangan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes RI Kartini Rustandi, dalam acara pelantikan Perhimpunan Ahli Kesehatan Indonesia (PAKKI) Jateng, di Hotel Horison, Semarang, belum lama ini.

Selain kegiatan pelantikan juga digelar seminar bertemakan Strategi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dalam Menghadapi Standar Akreditasi Nasional Rumahsakit (Snars) Ed 1.

Rustandi mengatakan untuk standarisasi sudah ada Permenkes dan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai penilainya. Dalam kegiatan ini pihaknya Ingin menggerakkan standar untuk K3.

“Karena di Rumah Sakit menurutnya keselamatan pasien menjadi utama. Sehingga standarisasi K3 harus benar-benar diperhatikan dan dilaksanakan,” harapnya.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Ahli Kesehatan Kerja Indonesia (Pakki) Jateng Estri Irawati, mengatakan, dengan diberlakukannya standar akreditasi nasional oleh Kemenkes, diharapkan rumah sakit dapat menerapkan aspek-aspek yang harus dilakukan untuk keselamatan kerja maupun pelayanan kesehatan bagi pasien, pengunjung maupun petugas medis.

“Ini penting sehingga Rumah Sakit dapat menerapkan K3 agar nantinya dapat dirasakan manfaatnya oleh semuanya,” katanya. (hid/zal)