BERI PENJELASAN: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat menjelaskan program Bupati Award Zero Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada warga di Desa Karangasem, Talun, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI PENJELASAN: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat menjelaskan program Bupati Award Zero Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada warga di Desa Karangasem, Talun, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN – Pemda Kabupaten Pekalongan akan menggelar Bupati Award Zero Rumah  Tidak Layak Huni (RTLH) untuk memberikan motivasi pada Kepala Desa, agar membuat program inovasi dan terobosan baru dalam membangun RTLH menjadi rumah sehat.

Hadiahnya berupa satu ekor sapi ukuran besar, jika Kepala Desa mampu membuat desanya tidak ada lagi RTLH atau rumah kumuh dan tidak layak untuk dihuni atau tidak sehat. Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Rabu (13/12) kemarin, saat menghadiri silaturahmi warga di Desa Karangasem, Kecamatan Talun, mengungkapkan bahwa untuk menekan rendahnya RTLH atau bahkan tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni, Pemda akan menggelar Bupati Award Zero Rumah  RTLH di Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya Pemda akan membuat percontohan program program Bupati Award Zero RTLH, pada semua desa yang ada di Kecamatan Talun. Untuk itu Kepala Desa diharuskan segera mendata RTLH, untuk diperbaiki atau dibangun. Untuk itu Kepala Desa silahkan mengusulkan RTLH ke Provinsi Jawa Tengah.

“Hari ini kita mengikuti sosialisasi RTLH, dan proses perencanaan pembangunan yang berbasis usulan ke Pemerintah Provinsi, yang diprakarsai oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sukirman,” ungkap Bupat Asip.

Bupati Asip juga mengatakan untuk memberikan motivasi terhadap desa, juga sekaligus sebagai evaluasi program RTLH, Pemda akan memberikan reward atau penghargaan, kepada Desa di seluruh Kabupaten Pekalongan, khususnya di Kecamatan Talun terlebih dahulu sebagai percontohan.

Menurutnya program program Bupati Award Zero RTLH, akan dikembangkan dan menjadi pemacu para kepala desa, agar rajin melakukan terobosan dalam rangka mengentaskan desanya dari RTLH.

Untuk uji coba pertama akan kami tempatkan di Kecamatan Talun, dimana dari 10 Desa yang ada di Kecamatan Talun, yang pada tahun 2018 bisa melaksanakan program zero RTLH, maka akan mendapat Bupati Award berupa sapi satu ekor.

“Kalau pada tahun 2018 bebas RTLH, maka akan kami kasih hadiah atau reward, berupa satu ekor sapi sebagai bentuk penghargaan kita, atas kerjasama yang diciptakan dan dilaksanakan oleh para kepala desa, beserta stakeholders dan tentu saja sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah dalam rangka mengentaskan RTLH,” kata Bupati Asip. (thd/bas)