33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Pemda Gelar Bupati Award Zero RTLH

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

KAJEN – Pemda Kabupaten Pekalongan akan menggelar Bupati Award Zero Rumah  Tidak Layak Huni (RTLH) untuk memberikan motivasi pada Kepala Desa, agar membuat program inovasi dan terobosan baru dalam membangun RTLH menjadi rumah sehat.

Hadiahnya berupa satu ekor sapi ukuran besar, jika Kepala Desa mampu membuat desanya tidak ada lagi RTLH atau rumah kumuh dan tidak layak untuk dihuni atau tidak sehat. Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Rabu (13/12) kemarin, saat menghadiri silaturahmi warga di Desa Karangasem, Kecamatan Talun, mengungkapkan bahwa untuk menekan rendahnya RTLH atau bahkan tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni, Pemda akan menggelar Bupati Award Zero Rumah  RTLH di Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya Pemda akan membuat percontohan program program Bupati Award Zero RTLH, pada semua desa yang ada di Kecamatan Talun. Untuk itu Kepala Desa diharuskan segera mendata RTLH, untuk diperbaiki atau dibangun. Untuk itu Kepala Desa silahkan mengusulkan RTLH ke Provinsi Jawa Tengah.

“Hari ini kita mengikuti sosialisasi RTLH, dan proses perencanaan pembangunan yang berbasis usulan ke Pemerintah Provinsi, yang diprakarsai oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sukirman,” ungkap Bupat Asip.

Bupati Asip juga mengatakan untuk memberikan motivasi terhadap desa, juga sekaligus sebagai evaluasi program RTLH, Pemda akan memberikan reward atau penghargaan, kepada Desa di seluruh Kabupaten Pekalongan, khususnya di Kecamatan Talun terlebih dahulu sebagai percontohan.

Menurutnya program program Bupati Award Zero RTLH, akan dikembangkan dan menjadi pemacu para kepala desa, agar rajin melakukan terobosan dalam rangka mengentaskan desanya dari RTLH.

Untuk uji coba pertama akan kami tempatkan di Kecamatan Talun, dimana dari 10 Desa yang ada di Kecamatan Talun, yang pada tahun 2018 bisa melaksanakan program zero RTLH, maka akan mendapat Bupati Award berupa sapi satu ekor.

“Kalau pada tahun 2018 bebas RTLH, maka akan kami kasih hadiah atau reward, berupa satu ekor sapi sebagai bentuk penghargaan kita, atas kerjasama yang diciptakan dan dilaksanakan oleh para kepala desa, beserta stakeholders dan tentu saja sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah dalam rangka mengentaskan RTLH,” kata Bupati Asip. (thd/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Dewas Kesehatan Diminta Bekerja

WONOSOBO—Dewan Pengawas (Dewas) Kesehatan diminta ikut bertanggungjawab dan merasa memiliki, demi kemajuan dan pelayan prima bagi RSUD Setjonegoro. Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati...

Ahmad Muqowam Masuk Radar PPP

MUNGKID—Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Tengah Ahmad Muqowam masuk radar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk dicalonkan dalam sebagai gubernur Jateng. Di...

Tanggul Jebol, 3 Kelurahan Banjir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Hujan deras yang disertai angin kencang Kamis siang (15/2) sampai malam kemarin, menyebabkan tanggul Sungai Beringin di RT 3 RW III Kelurahan Mangkang...

Komunitas Perkuat Penjualan Mobil

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tingginya penjualan produk Mitsubishi yakni Xpander di Semarang, ternyata 10 persennya disumbang oleh komunitas. Lewat komunitas ini, calon pembeli mencari informasi...

Syukuri Melimpahnya Air, Warga Kandri Nyadran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Sebagai ungkapan syukur atas limpahan air, warga di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang menggelar ritual Nyadran Kali di Sendang Gede,...

Terpikat Pesona Mobil Replika

RADARSEMARANG.COM - KIT Car atau mobil dengan basic kuno yang dikawinkan dengan teknologi modern,  banyak diproduksi di Amerika. Di Indonesia, kit car atau mobil...