Menulis Perlu Jadi Kebiasaaan

345
INSPIRASI : Penulis skenario film Tak Kasat Mata, Bonaventura Danendra Genta memberi motivasi kepada ratusan siswa SMAN 3 Kota Magelang, Rabu (13/12). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
INSPIRASI : Penulis skenario film Tak Kasat Mata, Bonaventura Danendra Genta memberi motivasi kepada ratusan siswa SMAN 3 Kota Magelang, Rabu (13/12). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

MAGELANG – Kondisi industri perfilman Indonesia yang mulai kehilangan ide dan terkesan monoton, merupakan peluang besar yang bisa dimanfaatkan kaum muda dalam menyalurkan idenya. Untuk itu, kaum muda harus mulai menulis dan tak malu mengaksesnya ke media sosial.

Hal ini disampaikan oleh Penulis Skenario Film Keluarga Tak Kasat Mata yang juga alumni SMAN 3 Kota Magelang, Bonaventura Denandra Genta usai acara kelas inpirasi di SMAN 3 Kota Magelang, Rabu (13/12). “Film yang ada lebih banyak mengumbar sadisme maupun kekerasan yang justru tidak mendidik. Oleh karena itu, sebenarnya para produser membutuhkan ide-ide baru dan segar. Dan bahkan para produser menerjunkan tim pencari bakat untuk mencari para penulis film,” beber Genta.

Peluang ini memberikan ruang tersendiri untuk para anak muda menyalurkan bakat menulisnya. Namun yang terpenting, menurut Genta, hasil tulisan tersebut bisa dibuatkan halaman khusus di sosial media agar publik mengetahui hasil tulisannya. “Tidak perlu malu untuk menerbitkan hasil tulisan di sosial media. Menulislah apapun yang bisa ditulis. Karena setiap cerita punya takdir sendiri-sendiri,” kata Genta.

Pembicara lainnya, Dosen FKIP Untidar Magelang Farikhah mengatakan, menulis akan menjadi baik jika dijadikan sebagai sebuah kebiasaan. “Namun yang terpenting, siswa harus mau belajar menulis. Belajar menulis yang baik dan berstruktur,” jelas Farikhah.

Sementara, Kepala SMAN 3 Kota Magelang, Joko Tri Haryanto mengatakan, kegiatan motivasi dan diskusi dalam kelas inpirasi sangat bermanfaat memberi pemahaman kepada siswa. “Acara ini kami sangat mendukung. Terlebih Genta merupakan alumni kami sehingga motivasinya sangat bermanfaat agar para siswa bisa mengikuti jejaknya,” beber Joko. (cr3/ton)