33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Jual Beli Tanah Tanpa Melalui Notaris

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Ibu Dini S Purwono yang terhormat, saya ingin menanyakan mengenai jual beli tanah. Beberapa waktu lalu, saya membeli sebidang tanah milik tetangga tanpa melalui notaris. Jadi, saya hanya menggunakan kwitansi saja, dan mendapatkan sertifikat tanah HM masih atas nama pemiliknya.  Bagaimana kekuatan hukum atas pembelian tanah yang tanpa melalui notaris? Apakah saya bisa balik nama sertifikat tanah tersebut? Terima kasih penjelasannya.
Nur Rahman
Kalibanteng, Semarang 081234145xxx

JAWABAN:
Bapak Nur Rahman yang saya hormati. Pada dasarnya jual beli adalah sebuah perjanjian. Oleh karena itu selama perjanjian jual beli tersebut memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPer, maka jual beli tersebut adalah sah dan mengikat para pihak meskipun tidak dilakukan di hadapan notaris yang dalam hal ini bertindak dalam kapasitasnya sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (“PPAT”).
Berdasarkan Pasal 1320 KUHPer, suatu perjanjian adalah sah apabila memenuhi elemen-elemen sebagai berikut: 1) kesepatakan mereka yang mengikatkan dirinya; 2) kecakapan para pihak untuk membuat suatu perikatan; 3) adanya suatu pokok persoalan tertentu; 4) merupakan suatu hal yang tidak terlarang.

Namun demikian, untuk kepentingan pendaftaran kepemilikan atas tanah pada Badan Pertanahan Nasional, peralihan hak atas tanah itu harus dituangkan dalam akta otentik yang dikeluarkan oleh PPAT.

Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah mengatur bahwa tugas pokok PPAT adalah melaksanakan sebagian kegiatan pendaftaran tanah dengan membuat akta otentik sebagai bukti telah dilakukannya perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah, dimana akta tersebut akan dijadikan dasar bagi pendaftaran perubahan data pendaftaran tanah yang diakibatkan oleh perbuatan hukum tersebut (dalam hal ini adalah jual beli tanah).
Kemudian berdasarkan Pasal 37 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, peralihan hak atas tanah berdasarkan jual  beli hanya bisa didaftarkan jika dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh PPAT yang berwenang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal ini perlu dipastikan bahwa lokasi tanah yang menjadi obyek jual beli adalah terletak dalam wilayah kerja PPAT yang membuat akta peralihan hak atas tanah tersebut.

Berdasarkan ketentuan sebagaimana disebutkan di atas, Kepala Kantor Pertanahan akan menolak untuk melakukan pendaftaran peralihan hak atas tanah jika jual beli tanah tersebut tidak dibuktikan dengan akta PPAT. Apabila pendaftaran tersebut ditolak, maka proses balik nama sertifikat tanah tidak dapat dilakukan.
Sebagai kesimpulan, jual beli tanah di bawah tangan (tanpa dibuat dalam akta otentik) tetap sah dan mengikat para pihak yang bertransaksi sepanjang memenuhi semua elemen yang disebutkan dalam Pasal 1320 KUHPer. Akan tetapi guna keperluan pendaftaran dan proses balik nama sertifikat tanah di Kantor Pertanahan, maka jual beli tersebut harus dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh PPAT.

Mengenai kekuatan hukum, dari sisi keperluan pembuktian, posisi akta yang dibuat oleh notaris atau PPAT adalah lebih tinggi kedudukannya dibandingkan dengan perjanjian di bawah tangan. Kemudian, dalam kaitannya dengan perlindungan hukum bagi pemilik tanah, posisi hukum tertinggi bagi pemilik tanah adalah pada saat namanya terdaftar pada Kantor Pertanahan dan sertifikat tanah karena ini merupakan bentuk pengakuan negara dan pihak ketiga atas kepemilikan tanah oleh suatu pihak.


Pertanyaan seputar permasalahan hukum, khususnya hukum perdagangan, sekuritas, kapital market, merger dan akuisisi, general corporate, komersial, dan lain sebagainya, bisa disampaikan ke email editor@radarsemarang.com atau SMS / 081 325 262 560

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kumpulkan Mobil Land Cruiser Keluaran 1953 hingga 2014

RADARSEMARANG.COM - Produk mobil 4x4 dari pabrikan Toyota, yakni Land Cruiser digemari banyak pecinta otomotif di Indonesia. Khusus di Semarang, ada Komunitas Toyota Land...

Hendi Berbagi Kebahagiaan di Rusunawa

SEMARANG-Ratusan penghuni Rusunawa Kaligawe Semarang bersuka cita. Saat menggelar prosesi penyembelihan hewan kurban, Jumat (1/9) kemarin, pukul 09.00, mendadak mereka disambangi oleh Wali Kota...

RSUD Tidar Buat Parkir Sementara

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – RSUD Tidar akhirnya menyediakan area parkir di halaman SMK Satya Persada yang hanya menampung 235 motor khusus pengunjung. Lokasi parkir sementara...

100 River Guide Sudah Bersertifikat

MUNGKID - Kejuaraan Arung Jeram di Sungai Elo Kabupaten Magelang berlangsung meriah, Selasa (21/2). Ratusan atlet mengikuti kejuaraan yang memperebutkan hadiah senilai Rp 10,5...

Uji Konsistensi Mahesa Jenar

SEMARANG – PSIS akan melakoni matchday keempat di Liga 2 musim 2017 ini. Johan Yoga dkk akan bertarung versus PSIR Rembang, di Stadion Krida...

Nekat, Ukir Wajah Gubernur di Sandal Jepit

JEPARA-Perajin sandal ukir, M Nur Fawaid nekat mengukir wajah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di sandal jepit. Karya itu pun menarik perhatian Ganjar ketika mengunjungi...