Hendi Permudah Warga Sambat

Ngider Kampung

513
TAK ADA SEKAT : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat ngider Kampung Lempongsari, Rabu (13/12) kemarin. (HUMAS PEMKOT FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK ADA SEKAT : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat ngider Kampung Lempongsari, Rabu (13/12) kemarin. (HUMAS PEMKOT FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

“Sudah bukan lagi zamannya warga yang mendatangi pemerintah, tetapi pemerintah yang mendatangi warga.”

Hendrar Prihadi Wali Kota Semarang

SEMARANG-Pemkot Semarang terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain memaksimalkan teknologi informasi dalam menyerap aspirasi atau keluhan dari masyarakat melalui sistem online Lapor Hendi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tetap memfasilitasi warga yang ingin sambat secara langsung kepadanya, melalui kegiatan Ngider Kampung.

Sekitar pukul 6.00 pagi, Rabu (13/12) kemarin, Wali Kota Semarang, yang akrab disapa Hendi ini, berjalan kaki menyusuri daerah Lempongsari, Gajahmungkur. Warga pun tampak sudah bersiap di luar rumah masing-masing. Pasalnya, mereka sudah mengetahui kalau kampungnya akan kedatangan orang nomor satu di Kota Lumpia tersebut. Hendi tampak telaten menyambangi warga satu demi satu untuk menanyakan ada tidaknya permasalahan atau keluhan yang dirasakan.

Salah satunya adalah warga bernama Misbonyluth yang mengatakan kepada Hendi jika dirinya baru saja terkena musibah longsor. Benar saja, rumahnya di RT 5 RW 1 Kelurahan Lempongsari tersebut terlihat tertimbun tanah akibat hujan deras yang melanda Kota Semarang beberapa hari lalu.

Merespon cepat, Hendi langsung memberikan bantuan sejumlah uang untuk melakukan rehab rumah. Tak hanya itu, Hendi juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang untuk memberikan bantuan.

Bukan kali pertama, kegiatan Ngider Kampung ini dilakukannya hampir setiap hari. Hendi mengatakan bahwa saat ini sudah bukan lagi zamannya warga yang mendatangi pemerintah, tetapi pemerintah yang mendatangi warga. “Kalau untuk sambat, warga harus datang ke kantor-kantor pemerintah dulu, harus ngisi buku tamu dulu, harus nunggu lagi dan seterusnya. Pasti akan menyulitkan sekali, karena itu untuk mempermudah, kita yang ngider, kita yang keliling,” jelas Hendi.

Sementara terkait pelaporan online, seperti Lapor Hendi, warga bisa SMS dengan format LaporHendi spasi Isi Aduan ke 1708. “Atau lewat media sosial juga bisa, intinya ini untuk mempermudah warga,” ujar Hendi. “Tapi kalau ingin tetap datang ke kantor bagaimana? Silahkan saya justru senang sekali, kantor dan rumah saya selalu dibuka untuk sedulur-sedulur,” tambahnya.

Sebelum ini, Selasa (12/12), Hendi juga Ngider Kampung di Kalipancur, Ngaliyan. Di Kalipancur, Hendi disambati warga terkait kurang berfungsinya sistem drainase yang berdampak terhadap genangan saat terjadi hujan.

Mendengar hal tersebut, wali kota yang juga politis PDI Perjuangan ini pun langsung memeriksa sejumlah saluran dan mendapati kesimpulan bahwa kapasitas tampung saluran tak mampu mengalirkan air dengan volume yang sangat besar akibat hujan deras beberapa hari kebelakang ini.

Hendi pun langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan pembenahan saluran tersebut. “Tadi saya minta ke sedulur-sedulur PU, targetnya satu minggu harus benar. Karena hujan masih terus terjadi, jadi tidak bisa ditunda-tunda,” tegas Hendi. (zal/ida)

Hendi Bantu Rehab Rumah Korban Longsor