33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Pidanakan Pemain Harga Bahan Pokok

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Jateng menggelar operasi pasar. Jika ketahuan ada pihak yang sengaja memainkan harga di pasar atau melakukan penimbunan, akan dipidanakan.

Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan Gerakan Stabilisasi Pangan (GSP) dimulai di halaman kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (13/12). Pada kegiatan itu, sejumlah komoditas bahan pokok seperti beras, gula pasir, daging beku, dan minyak goreng, disebar ke 6 karisidenan. Mulai dari Pekalongan, Banyumas, Semarang, Pati, Solo, dan Magelang. Terhitung ada 20 armada yang dilepas Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan dari Kepolisian, Bulog sub Divre Jateng, dan pimpinan OPD.

Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jateng, Sri Puryono menjelaskan, bahan pokok yang dibawa armada itu nantinya akan didistribusikan ke sejumalh titik pasar tradisional yang ramai masyarakat.

“Semoga harga komoditas pangan tetap terkendali. Terlebih, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” harap pria yang juga menjabat sebagai Sekda Jateng ini.

Pada kesempatan itu, Sri Puryono meyakinkan bahwa stok komoditas pangan di Jateng masih memadai. Pemprov melalui Bulog Divre Jateng juga menyiapkan 130 ribu ton beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Februari mendatang. Selain itu juga 43 ribu ton gula pasir, dan 230 ribu liter minyak goreng.

Gubernur Ganjar menambahkan, belakangan ini, ada dua komoditas pangan yang juga memeroleh perhatian pemerintah. Yakni cabai merah yang harganya juga merangkak naik dan bawang merah yang harganya turun beberapa waktu terakhir.

“Dua komoditas sekarang yang dipantau betul-betul adalah kenaikan harga cabai merah yang lumayan tinggi dan turunnya harga bawang merah,” bebernya.

Karena itu, orang nomor satu di Jaetng ini meminta TPID segera menyusun analisis tentang alasan dibalik fluktuasi dua komoditas pangan tersebut dan segera memublikasikan kepada publik. (amh/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

30 Pemandu Karaoke Terjaring Razia

SEMARANG - Sejumlah tempat hiburan malam dan karaoke liar dirazia aparat gabungan Satpol PP Kota Semarang bersama aparat Polrestabes Semarang dan TNI. Dalam razia...

Perjanjian Fidusia Diakui Ada

SEMARANG - Terungkap fakta baru, bahwa memang ada perjanjian fidusia atau perjanjian utang piutang kreditor kepada debitor yang melibatkan penjaminan 4 unit chasis bus yang sedang...

Ganjar Bantu Urai Persoalan Warga Tarisi

RADARSEMARANG.COM, CILACAP - Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengunjungi dua lokasi pascabencana di Cilacap, Jumat (27/4). Salah satunya Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja yang selama...

Warga Bertahan di Pengungsian

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO—Warga di lingkungan RT 03 RW 01 Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo, masih waswas dengan pergerakan tanah. Hingga saat ini, mereka masih...

Bebas Mengadu ke Monggo Lapor

MAGELANG – Pemkot Magelang akan makin responsif terhadap dinamika kota. Pihaknya membentuk tim penanganan pengaduan masyarakat dengan menggerakkan mesin kehumasan di masing-masing Organisasi Perangkat...

Ekonomi Kreatif Menggeliat

Ariep Jeep (tengah) bersama montir memasang bumper mobil Toyota FJ 40 di bengkel usahanya di Jalan Karangrejo, Kota Semarang, kemarin. Ariep menekuni usaha jual...