KERJA BAKTI: Warga Desa Sinduaji Kecamatan Pandanarum, Senin (11/12), bergotong royong untuk membersihkan jalan yang tertimbun longsor sejak Rabu (6/12). (DOK RADAR BANYUMAS)
KERJA BAKTI: Warga Desa Sinduaji Kecamatan Pandanarum, Senin (11/12), bergotong royong untuk membersihkan jalan yang tertimbun longsor sejak Rabu (6/12). (DOK RADAR BANYUMAS)

BANJARNEGARA – Setelah hampir sepekan tertutup material longsor, jalan yang menghubungkan Desa Sinduaji Kecamatan Pandanarum dengan Desa Gunung Wuled Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga akhirnya bisa dilalui mobil. Meskipun material longsor belum benar-benar bersih, jalur tersebut kini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat setelah warga bekerja bakti, Senin (11/12). Jalan di desa tersebut tertimbun longsor saat hujan deras pada Rabu (6/12) lalu.

Kepala Desa Sinduaji, Agus Sukin menjelaskan, jalan kini bisa dilalui setelah dibersihkan secara gotong-royong oleh warga. “Kami kerahkan warga agar jalan yang tertimbun longsor bisa dilalui kendaraan roda empat,” kata dia.

Meskipun sudah dibantu dengan mesin penyemprot air, dalam kerja bakti kemarin, pembersihan material longsor belum tuntas. Sebab mengandalkan tenaga manusia yang kekuatannya terbatas. Penggunaan alat berat sangat penting untuk mempercepat pembersihan material longsor.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Arif Rahman menjelaskan, ada dua titik longsor yang menimbun ruas jalan Pandanarum – Purbalingga. Yaitu di RT 1 RW 2 Dusun Sida Mukti RT 1 RW 2 dan RT2 RW 1 Dusun Sida Urip. Menurut Arif, dalam peristiwa longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. (drn/jpg/ton)