Hujan Seharian, Sebuah Rumah Ambruk

404
AMBRUK : Warga gotong-royong memperbaiki rumah Sartono Hendi di Desa Cidadap yang ambruk usai diguyur hujan dan dihempas angin kencang. (ISTIMEWA)
AMBRUK : Warga gotong-royong memperbaiki rumah Sartono Hendi di Desa Cidadap yang ambruk usai diguyur hujan dan dihempas angin kencang. (ISTIMEWA)

CILACAP – Hujan sepanjang pagi hingga selepas siang, mengakibatkan rumah warga di Desa Cidadap Kecamatan Karangpucung ambruk, Senin (11/12). Rumah milik Sartono Hendi, 55, di wilayah RT 02 RW 01 Desa Cidadap tersebut diperkirakan tidak kuat menahan terpaan hujan deras yang disertai angin kencang.

Sebelum kejadian, Kecamatan Karangpucung dan sekitarnya dilanda hujan dengan intensitas kecil hingga sedang. Sekitar pukul 11.30, dari rumah korban terdengar suara benda patah. Menyusul kemudian atap ambruk karena tiupan angin kencang.

Warga lalu berusaha memberikan pertolongan kepada keluarga Damijan. Beruntung, tidak ada korban atas kejadian ini. Namun rumahnya ambruk dan mengalami kerusakan di berbagai tempat.

“Tidak ada korban jiwa,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilcap, Tri Komara melalui Kepala UPT BPBD Majenang, Edi Sapto Prihono.

Usai kejadian, warga langsung menggelar kerja bakti. Mereka berusaha menyelamatkan barang berharga dan perabot rumah tangga yang masih bisa digunakan. Untuk sementara, korban harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat sembari menunggu perbaikan rumah tersebut dilakukan. “Warga sudah kerja bakti dan akan dilanjutkan untuk perbaikan rumah,” kata dia.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian senilai Rp 20 juta. BPBD telah mengirimkan material bangunan dan bahan makanan. Bantuan ini akan digunakan untuk mendukung proses perbaikan rumah korban hingga bisa ditempati kembali. Bantuan ini diserahkan langsung oleh perangkat Desa Cidadap kepada keluarga korban. (har/din/jpg/ton)