Hendi Luncurkan Konter Online

Kota Semarang Waspada Difteri

487
MUDAHKAN MASYARAKAT : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meluncurkan layanan konsultasi dokter gratis secara online atau Konter Online (Konsultasi Dokter Online), Selasa (12/12) kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MUDAHKAN MASYARAKAT : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meluncurkan layanan konsultasi dokter gratis secara online atau Konter Online (Konsultasi Dokter Online), Selasa (12/12) kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menginstruksikan semua pemerintah daerah menjadikan penanganan penyakit difteri sebagai prioritas. Instruksi tersebut disampaikan Tjahjo, saat merespon data Kementerian Kesehatan per Oktober-November 2017 yang menunjukkan ada 11 provinsi yang menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) akibat mewabahnya penyakit difteri di Indonesia.

Adapun 11 provinsi yang melaporkan terjadinya KLB difteri itu adalah Sumatera Barat, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Kota Semarang sendiri sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah, termasuk daerah yang menetapkan KLB Difteri. Karena pada tahun 2017 ini, ada 1 anak terindikasi difteri. Satu anak tersebut merupakan warga Semarang Timur yang saat ini sudah diperbolehkan pulang setelah ditangani dokter.

Merespon cepat instruksi Mendagri, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa (12/12) kemarin, meluncurkan layanan konsultasi dokter gratis secara online. Melalui layanan yang diberi nama Konter Online (Konsultasi Dokter Online) tersebut, masyarakat bisa lebih mudah mengecek kondisi kesehatannya.

“Biasanya kalau demam nggak seberapa, cuma hangat-hangat saja. Kan masyarakat malas untuk berobat ke dokter. Padahal bisa saja itu menjadi gejala difteri,” tutur Hendi.

Dengan layanan gratis konsultasi dokter online ini, lanjut Hendi, masyarakat dimudahkan dengan cukup melakukan konsultasi lewat whatsapp (WA), dari situ masyarakat akan mendapat panduan. “Misalnya sakit nggak tenggorokannya, ada putih-putihnya nggak, dan seterusnya,” kata Hendi.

Untuk layanan konsultasi dokter gratis secara online yang disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ini sendiri, masyarakat bisa mengaksesnya melalui dua cara. Yang pertama melalui telepon ke nomor (024) 1500-132, atau melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp (WA) di nomor 081-1290-0132. (zal/ida)