33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Rem Blong, Truk Tabrak Rumah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

UNGARAN – Diduga karena rem blong, sebuah truk gandeng bermuatan pupuk menabrak sebuah rumah milik warga di Kampung Klesem Kidul, Kecamatan Pringapus, Senin (11/12). Rumah milik Sukarno Wibowo, 51, tersebut porak-poranda akibat diseruduk truk bermuatan pupuk puluhan ton.

Beberapa saksi mata mengatakan kejadian tersebut bermula dari truk gandeng bernopol L 9216 UF tersebut melaju dari arah kantor Kecamatan Pringapus menuju Desa Pringsari. Karena jalan menurun dan rem blong supir truk membanting ke arah kanan dan menabrak rumah milik Sukarno.

“Untung saat kejadian anak-anak sekolah belum berangkat, sehingga tidak ada korban jiwa. Padahal jalan poros desa ini ramai dan di ujung jalan itu biasanya banyak anak SD,” kata Nizar, 40, salah satu saksi mata kejadian saat ditemui dilokasi.

Sebelum menabrak rumah Sukarno, truk yang dikemudikan oleh Edy Supriyadi, 35, warga Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang ini juga sempat menabrak puluhan meter pagar rumah warga dan melindas jaringan pipa PDAM.

Dikarenakan kondisi bahu jalan yang sempit, alhasil pagar milik warga yang lain juga ikut rusak parah. Untung saja saat kejadian pemilik rumah, Sukarno, yang sedang mengepel lantai rumahnya berhasil meloloskan diri dari maut tersebut.

“Saya mendengar suara menabrak, terus rumah bagian depan dan teras ambruk. Spontan saya langsung narik anak saya Panji Anom Wijanarko, 18, yang sedang di kamar mandi,” kata Sukarno.

Akibat ditabrak truk bermuatan 45 ton pupuk tersebut rumah bagian depan miliknya ambruk. Kamar anaknya, Panji, juga tidak luput dari hantaman bagian kepala truk. Selain itu, dua sepeda motor miliknya yaitu Honda Supra 125 bernomor Polisi H 3104 LI dan Honda 70 modifikasi juga ringsek dilindas truk.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. “Selain rumah bagian depan, dua sepeda motor ringsek. Untuk kerugian, kami belum bisa menafsirkan,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kanitlaka Polres Semarang Ipda Supeno mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Truk mengalami rem blong sejak dari hutan karet Jangkang, berjarak dua kilometer dari titik lokasi kejadian.“Rencananya akan kirim ke gudang pupuk di Kalikuning, truk diduga mengalami rem blong,” kata Supeno.

Apes, ketika sampai di tikungan depan kantor kecamatan sopir tidak bisa menguasai kemudi sehingga masuk ke jalan poros desa. Truk kemudian menabrak pagar rumah di sepanjang jalan kampung Klesem Kidul dan baru berhenti setelah menabrak tugu kampung dan rumah warga. “Truk berhenti dengan kondisi terguling, muatannya sebagian tumpah kejalan. Pengemudi mengalami luka di wajah dan mulut, saat ini di rawat di RS Ken Saras,” katanya.

Proses evakuasi truk memakan waktu cukup lama. Karena terkendala medan dan kondisi jalan yang sempit. Sehingga truk sulit untuk dikeluarkan dari titik lokasi kejadian. Hingga pukul 12.00 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Hingga pukul 15.00 WIB, pupuk masih dibiarkan berserakan di area lokasi kejadian. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Green Street Itu Bernama Ryomyom

Oleh Dahlan Iskan Pemandangan ini tidak saya sangka. Sama sekali. Tiba-tiba muncul banyak gedung tinggi. Di depan mata saya. Di beberapa kawasan strategis di pusat kota...

Tebak Tokoh Wayang dapat Hadiah Buku

WONOSOBO--Pergelaran wayang kulit dalam acara merti dusun dan menyambut pergantian Tahun Hijriyah di Desa Plobangan, Kecamatan Selomerto, Rabu (20/9) malam, menjadi momentum pengenalan karakter...

Persibat Ajak Suporter Ngabuburit

BATANG-Untuk mengisi jeda rehat kompetisi dan memanaskan mesin, Laskar Alas Roban Persibat Batang dipastikan menjamu Laskar Alas Ketonggo Persibanga Ngawi, dalam pertandingan bertajuk Ngabuburit...

Mahasiswa Hadang Mobil Rektor Unnes

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Aksi demo terkait penolakan uang pangkal yang dilakukan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) semakin memanas. Selama tiga hari mulai Senin(4/6) hingga...

UTC Hotel Gelar Kartini Day

SEMARANG - Menyambut Hari Kartini, UTC Hotel Semarang akan mengadakan kegiatan bazaar dan aneka lomba untuk siswa TK-SMP. Kegiatan dengan tema Kartini Day with...

Adopsi Mobil Sport, Raih Best Aesthetic Design

Tujuh mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) yang tergabung dalam Tim MRT atau Molex Renewable Team berhasil menciptakan mobil listrik hemat energi.  Mobil yang...