33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Operasi Sikat Candi 2017, Polres Demak Ranking Tiga

Program Seruling Kalijaga Efektif Tekan Kriminalitas

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

DEMAK-Prestasi Polres Demak dalam menekan angka kriminalitas patut diacungi jempol. Setidaknya, ini dapat dilihat dari hasil Operasi Sikat Candi 2017 yang berlangsung akhir September hingga pertengahan Oktober lalu.

Berdasarkan rekapitulasi, Polres Demak menempati urutan (ranking) ketiga dalam menangani perkara pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat). Tercatat, ada  6 kasus curas dan 15 kasus curat. Total ada 21 kasus yang ditangani. Dari jumlah kasus itu, terdapat 20 tersangka dengan barang bukti (BB) 6 sepeda motor, uang serta 53 BB lainnya. Adapun, target operasi (TO) yang terungkap ada 3 serta non TO ada 18.

Penanganan kasus kriminalitas yang terjadi di masyarakat ini dinilai efektif. Utamanya sejak dijalankannya program melakoni promoter di masa kepemimpinan Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan, SIK MH.  Dalam melakoni promoter ini, Polres Demak menjalankan program khusus di antaranya, Seruling Kalijaga (Seruan Keliling Keamanan Lingkungan Terjaga).

Program Seruling Kalijaga ini dilakukan setiap hari Kamis sore menjelang Maghrib dengan cara mengunjungi masjid di desa-desa di wilayah Kabupaten Demak. Titik tekannya adalah memberikan imbauan seputar kamtibmas dan berkunjung ke Poskampling di tingkat RTdan RW. Sebelum itu, diawali dengan salat maghrib berjamaah, membaca Yasin dan Tahlil, salat Isya’ dilanjutkan dengan silaturahmi dengan masyarakat setempat. Baru, setelah itu meninjau Poskampling.

Selain masalah kriminal atau gangguan keamanan, Seruling Kalijaga ini efektif sebagai upaya mencegah munculnya kelompok radikal pro kekerasan dan intoleransi yang rawan terjadi di masyarakat. “Seruling Kalijaga ini merupakan terobosan kreatif kita untuk mewujudkan lingkungan desa, kelurahan dan kota di wilayah hukum Polres Demak menjadi aman dan nyaman,” ujar Kapolres AKBP Sonny Irawan.

Menurut Kapolres, promoter yang dijalankan merupakan program prioritas Kapolri yang harus didukung dengan segenap daya dan upaya. Karena itu, seluruh anggota jajaran Polres Demak berupaya mewujudkan promoter sebagai harga mati dalam setiap pelaksanaan di lapangan. Dalam menjalankan promoter diperlukan sikap profesional (kompetensi anggota terus ditingkatkan), modern (layanan publik didukung modernisasi tekhnologi), dan terpercaya (reformasi internal menuju Polri yang bersih dan bebas KKN).

Promoter tersebut juga didukung dengan jargon Kapolda Jateng, yakni prinsip bekerja (maksimal dengan semangat tulus ikhlas), bergetar (hasil pekerjaan anggota memberi manfaat pada masyarakat) dan terlaporkan (setiap pekerjaan dilaporkan ke pimpinan secara prima sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Terbawa Film Turki

Oleh: Dahlan Iskan Hampir tidak percaya. Ingin kuliah di Turki gara-gara ini: nonton sinetron Turki. Yang dulu banyak disiarkan di Indonesia. Oleh AN-TV. Saya pikir mengada-ada....

Polres Lakukan Prarekonstruksi

MUNGKID—Polres Magelang memastikan kasus kekerasan dan bullying di SMA Taruna Nusantara (TN)  jalan terus. Penyidik masih mengumpulkan data dan keterangan. Kemarin, penyidik menggelar prarekonstruksi...

Kuras Sumur, Tewas Keracunan

MUNGKID - Warga Dusun Kali Kebo RT 2 RW 12 Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Lutianto, 40, ditemukan tewas di dalam sumur. Diduga,...

Pengusaha Pemula Lemah dalam Memasarkan Produk

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Mayoritas pengusaha pemula masih lemah dalam menggagas pemasarannya. Karena itu, para pengusaha pemula ke depan harus melakukan peninjauan lebih jauh terkait bagaimana produk...

Pura-Pura Beli, Gelapkan Motor

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Jajaran Polsek Leksono menangkap pelaku penggelapan sepeda motor berinisial S, warga Dusun Tawangsari RT 4 RW 1 Desa Krasak, Kecamatan Selomerto....