KOMPAK: Pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Temanggung menyanyikan lagu-lagu perjuangan di Gedung Pemuda, kemarin. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)
KOMPAK: Pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Temanggung menyanyikan lagu-lagu perjuangan di Gedung Pemuda, kemarin. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)

TEMANGGUNG- Jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Temanggung mulai merapatkan barisan untuk bisa memenangi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 dan Pemilu 2019 mendatang. Seluruh stuktur partai, mulai dari DPC, PAC dan ranting dikumpulkan di Gedung Pemuda Temanggung, Minggu (10/12).

Kegiatan yang dikemas dalam pendidikan kader sosialisasi empat pilar kebangsaan, peningkatan partisipasi politik pemilih dan pemenangan Pilkada 2018 itu menghadirkan pembicara Ketua KPU Temanggung Sudjatmiko, Kepala Kesbangpol dan Linmas Temanggung Koentjoro dan Sekretaris DPD Badan Saksi Pemenangan Nasional (BSPN) Jateng Lukman Hakim.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Temangung Subchan Bazari menuturkan, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada seluruh kader PDI Perjuangan Temanggung tentang aturan-aturan dan UU Pilkada dan Pemilu. “Setelah memahami aturan main tersebut, kader siap untuk menyongsong dan memenangkan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 menadatang,” ucap Subchan.

Ketua DPRD Kabupaten Temanggung itu optimistis, rekomendasi DPP untuk Pilbup Temanggung nantinya akan turun ke petahana Bambang Sukarno. Sebab, Bambang Sukarno merupakan satu-satunya bakal calon bupati yang mendaftar di DPC PDI Perjuangan. “Kita yakin dan optimistis dengan kekompakan kader, bisa memenangkan Pak Bambang. Selain bisa menang di Pilkada 2018, kita juga menargetkan menang Pemilu 2019. Kalau saat ini kita punya 7 kursi, target Pileg 2019 kita minimal dapat 11 kursi,” tukasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Temanggung Bambang Sukarno menuturkan, pendaftaran calon bupati di KPU akan dimulai pada 8 Januari 2018. Jika mendapatkan rekomendasi untuk mencalonkan kembali, maka pada 12 Januari 2018, Bambang Sukarno sudah mulai cuti. “Hari ini (kemarin, red) ada 1500 kader, baik pengurus DPC, PAC hingga ranting. Melihat kekompakan dan solidnya kader, bukan mustahil Pilkada 2018 bisa menang, tentu dengan dukungan masyarkat,” ucapnya.

Pertemuan kali ini sekaligus untuk mempersiapkan saksi Pilkada 2018. KPU menetapkan akan ada 1.600 TPS di Temanggung. PDI Perjuangan akan menyiapkan 3.200 saksi, atau setiap TPS akan diawasi oleh 2 saksi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Haryanto Baharudin menuturkan, Pilgub Jateng 2018 akan bersamaan dengan pemilihan bupati/wali kota di 7 daerah. Total ada 54 pendaftar di PDI Perjuangan, baik untuk posisi kepala daerah maupun wakil kepala daerah.

“Lima puluh empat pendaftar tersebut, besok Senin (pagi ini, red) kita undang di kantor DPD PDI Perjuangan Jateng untuk mengikuti fit and proper test. Selanjutnya, hasilnya kita kirim ke DPP PDI Perjuangan,” ucapnya.

Bambang Haryanto melanjutkan, rekomendasi bakal calon kepala daerah memang menjadi kewenangan DPP. Meski demikian, untuk incumbent, meski bukan jaminan mendapat rekomendasi, namun diprioritaskan. Syaratnya, selama menjabat banyak prestasi, tidak punya masalah hukum dan komunikasi dengan masyarakat bagus.

“Di Jawa Tengah ini yang 4 incumbent. Selain Temanggung, ada Kabupaten Magelang, Banyumas dan Kudus. Namun Kudus sudah dua periode, jadi tidak biasa maju lagi. Dari 7 daerah yang menggelar Pilkada, kami menarget minimal bisa menang di 4 daerah,” jelasnya. (san/ton)