Jawa Tengah Peringkat Kelima

Jumlah Penderita HIV/AIDS

254
PEDULI AIDS : Ratusan pelajar mengikuti lomba melukis dalam rangka memperingati Hari AIDS se-Dunia di Rindam IV Diponegoro, Minggu (10/12). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
PEDULI AIDS : Ratusan pelajar mengikuti lomba melukis dalam rangka memperingati Hari AIDS se-Dunia di Rindam IV Diponegoro, Minggu (10/12). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

MAGELANG – Jumlah penderita AIDS di Jawa Tengah masih tergolong tinggi. Bahkan Jateng tercatat menempati peringkat ke-5 setelah Papua, Papua Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta. Rata-rata penderita AIDS selalu bertambah sebab merupakan fenomena gunung es.

“Untuk saat ini wilayah Jawa tengah menduduki peringkat ke 5 di seluruh provinsi di Indonesia yang terdampak HIV/AIDS. Kalau tidak salah jumlah kasusnya sudah mencapai 1.500 kasus yang tersebar di beberapa kota di Jawa Tengah,” jelas Ketua Panitia Peringatan Hari AIDS Kota Magelang Bambang Margono, Minggu (10/12).

Namun demikian, Bambang tetap optimistis bisa memperkecil angka terdampak HIV/AIDS, khususnya di Wilayah Kota Magelang. Jumlah kasus di Kota Magelang cukup mengkhawatirkan karena mencapai sekitar 119 kasus.

“Maka dari itu, kita untuk saat ini sedang gencar melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menunjang turunnya angka penderita AIDS khususnya di Kota Magelang,” kata Bambang.

Sejumlah kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia yang bertujuan memberikan semangat serta sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak AIDS. “Selain itu juga, sebagai sarana untuk sosialisasi tentang bahaya dan dampak AIDS kepada masyarakat. Kita juga harus memberikan motivasi serta semangat kepada masyarakat yang terdampak AIDS,” papar Bambang.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain, lomba melukis bertemakan hari AIDS yang diikuti ratusan siswa SMP dan SMA se-Kota Magelang, lomba membuat poster, sosialisasi AIDS, dan pemeriksaan VCT secara gratis.

“Kita sengaja mengajak dan melibatkan siswa SMP dan SMA, serta beberapa komunitas AIDS yang ada di Kota Magelang, sekaligus memberikan sosialisasi mengenai bahaya AIDS terutama pada kalangan muda- mudi,” jelas Bambang.

Melalui kegiatan ini, Bambang berharapdapat memberikan kesadaran kepada masyarakat, mengenai bahaya AIDS serta mengurangi angka masyarakat yang terdampak HIV/AIDS. (cr3/ton)