Ibu Berbelanja, Anak Bisa Dititipkan

499
PERESMIAN: Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina (ketiga dari kiri) di sela peresmian Tempat Penitipan Anak (TPA) Pasar Rejowinangun Kota Magelang. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
PERESMIAN: Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina (ketiga dari kiri) di sela peresmian Tempat Penitipan Anak (TPA) Pasar Rejowinangun Kota Magelang. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

MAGELANG – Hingga saat ini, Kota Magelang telah memiliki 20 Tempat Penitipan Anak (TPA), salah satunya di Pasar Rejowinangun Kota Magelang. TPA merupakan sarana untuk tetap memperhatikan kehidupan anak meski orangtua dalam kesibukan.

“Keberadaan Tempat Penitipan Anak di Pasar Rejowinangun sendiri sebetulnya sudah ada dari sejak tahun 1986 yang lalu,” kata Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Magelang Sri Redjeki Soelistiyono di sela-sela peresmian TPA Pasar Rejowinangun, Minggu (10/12).

TPA di Pasar Rejowinangun sudah ada sebelum pasar tersebut terbakar pada 2008 silam, lebih tepatnya di dekat toko tekstil Sarinah. Namun kini telah didirikan kembali di lantai dua pasar Rejowinangun.

“Dengan biaya Rp.3.500 para orang tua dapat menitipkan anaknya di TPA tersebut, untuk beraktivitas didampingi oleh tenaga pengasuh. Namun demikian, kami masih terkendala dengan tidak adanya kamar mandi, tetapi kami juga sudah berkonsultasi kepada Kepala Disperindag Kota Magelang untuk memberikan kamar mandi,” imbuh Sri.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, mengapresiasi keberadaan TPA di Pasar Rejowinangun Kota Magelang. “Saya berharap, GOW dapat mengelola tempat ini dengan baik dan dapat menyediakan tenaga pengajar yang jujur, sabar, dan bertanggung jawab. Agar tempat ini dapat bermanfaat bagi anak-anak terutama bagi perkembangannya,” beber Windarti. (cr3/ton)