Ganjar Gembleng Kader GP Ansor

318
BERI MOTIVASI : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ketika memberikan motivasi dalam Pelatihan Kepemimpinan Angkatan VI dan Latihan Instruktur 2, Pimpinan Pusat GP Ansor, di Ponpes Roudlotut Tholibin, Leteh, Kabupaten Rembang. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI MOTIVASI : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ketika memberikan motivasi dalam Pelatihan Kepemimpinan Angkatan VI dan Latihan Instruktur 2, Pimpinan Pusat GP Ansor, di Ponpes Roudlotut Tholibin, Leteh, Kabupaten Rembang. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

REMBANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, berharap Gerakan Pemuda (GP) Ansor terus mengawal semua kebijakan publik serta perilaku para penyelenggara negara, agar tercipta good governance dan clean government.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan VI dan Latihan Instruktur 2, Pimpinan Pusat GP Ansor, di Ponpes Roudlotut Tholibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jumat (8/12) petang.

Menurutnya, proyek proposal sosial yang disusun oleh para peserta dapat menjadi pendorong pada kebijakan publik. Mengingat, masing-masing peserta memiliki konsep yang berbeda-beda. “Syukur-syukur ini bisa jadi pendorong untuk jadi kebijakan publik. Ansor bisa jadi ‘political pressure’ atau penekanan politik untuk kebijakan publik yang baik, bagaimana tidak korupsi, transparansi,” katanya.

Kemudian, gagasan kebangsaan yang dimiliki peserta diharapkan dapat lebih cepat mengaplikasikannya untuk perbaikan sistem yang telah ada. “Saya tawarkan Ansor magang, dengan pemerintah, parpol, pengusaha, kades, kiai. Maka magang ini bisa mentransfer seluruh konsep yang dimiliki,” katanya.

Ia juga menilai, cara yang dilakukan Ansor melalui pelatihan khusus ini dapat meningkatkan kapasitas kader, dan SDMnya komplet. Cara ini sudah on the track, tinggal dispesialisasi saja. Berikutnya dilakukan ujicoba lapangan agar bisa memunculkan apakah seluruh konsep itu bisa terinternalisasi. “Sebab kekuatan Ansor kan gede banget, karena se Indonesia,” ujarnya.

Ganjar juga mengapresiasi penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan VI dan Latihan Instruktur 2 GP Ansor. Sebab pendidikannya diikuti oleh kader-kader terpilih se Indonesia.

Selain Ganjar, kegiatan ini juga menghadirkan pemateri lain di tiap sesinya. Diantaranya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, KH Musthofa Bisri, dan KH Yahya Cholil Staquf yang kini menjabat Khatib Aam PBNU.

Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Quomas mengutarakan, jumlah peserta PKN Angkatan IV ada 146 peserta dan, LI 2 ada 83 peserta. Sebelumnya, mereka telah mengikuti seleksi secara ketat, baik administrasi maupun latar belakangnya.

“Mereka sebelumnya diwajibkan membuat project proposal sosial. Setelah ini, mereka mau apa dan bagaimana aplikasinya, jika program tidak jalan maka dianggap tidak lulus,” ungkapnya.

PKN merupakan sistem kaderisasi tertinggi di Ansor, serta menciptakan pemimpin gerakan. Sehingga dapat meningkatkan keahlian dan kapasitasnya. Dan PKN kali ini, peserta diambil dari keahlian bidang dakwah, ekonomi, politik, dan informasi. (amh/hms)