33 C
Semarang
Kamis, 16 Juli 2020

Launching Album Ke-2 Serasa Lahir Kembali

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KUDUS – Band asal Kudus yang digandrungi anak-anak muda dengan aliran musik Ska, Astroboy, resmi me launching album ke-2 yang berjudul Terima Kasih Tuhan, Jumat (8/12) malam di Gank Coffe dan Bistro.

Setelah dua tahun proses pembuatan lagu dan sebagainya, band yang digawangi tujuh personel yakni Tedy (vokal), Denay (gitar), Agunx (gitar), Darell (drum), Dinda (kibor), Ryan (terompet), Gowphal (trombone) merasakan seperti lahir kembali dan album kali ini murni karya mereka sendiri.

Nama album tersebut, sekaligus menjadi hits andalan pertama dalam album kedua Astroboy. Masih bergenre Ska, mengusung 12 lagu anyar mereka di album kedua yakni Siapa Dia, Mari Berdansa, Bermain, Kerajaan Cinta, Bersepeda, Bulan Purnama, Tamasya, Tanda Bahaya, Hujan Pelangi, Happy Birthday, Bersatu, Terima Kasih Tuhan.

”Ini merupakan lagu yang terpilih untuk masuk ke album kedua kami. Karena awalnya lagu yang masuk sangatlah banyak,” ucap Tedy vokalis Astroboy.

Dia juga mengatakan, album Astroboy kedua ini merupakan 100 persen karya mereka. Mulai dari pembuatan lagu, aransemen, bahkan hingga proses rekaman dan pembuatan cover album juga asli dari Astroboy.

”Band-band lainya, biasanya mempercayakan rekaman dan cover pada dapur studio rekaman. Kami juga menggandeng perajin dari Kecamatan Gebog, membuat box spesial yang didalamnya paket kaos, pin dan CD album ke-2,” terangnya.

Dia menceritakan, sebenarnya ada sebuah dapur rekaman dan label yang mengajak mereka rekaman pada album kedua itu. Hanya, setelah dipertimbangkan, ada perjanjian yang tak cocok. Sehingga diputuskanlah rekaman sendiri.

Selain itu, rekaman mandiri akan menjadi produk 100 persen karya Kudus. Dan keyakinan mereka dapat mandiri menelurkan album kedua berhasil dan disambut hangat para penggemar yakni Astrohero.

Karya hebat mereka dituangkan dalam simbol cover album yakni kedua tangan menengadah keatas seperti berdoa dan diatasnya ada sosok bayi yang dikelilingi simbol relief yang ada di Candi Borobudur. Artinya, menggambarkan doa dan sosok bayi diibaratkan karya seni yang harus dilindungi dan dirawat dengan baik. Dan relief berjumlah tujuh menggambarkan personel Astroboy.

Acara launching tersebut diawali dengan pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan cerita para personel saat penggarapan album. Kemudian, performance menyanyikan empat lagu terbaru yang berjudul Bersepeda, Tamasya, Bulan Purnama dan lagu pamungkas yang menjadi hits album ke-2 yakni Terima Kasih Tuhan. (san/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kawal Perbaikan Pengelolaan Limbah

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN –DPRD Kabupaten Semarang membuka ruang pengaduan khususnya bagi warga Kelurahan Kupang Kidul, Kecamatan Ambarawa. Hal tersebut dilakukan untuk mengawal proses perbaikan pengelolaan...

Pendidikan Karakter Jadi PR

SALATIGA - Pembinaan karakter bangsa merupakan hal yang krusial dan mutlak untuk diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia saat ini. Pembinaan ini penting untuk terus dilakukan...

Nasib PPSM Masih Buram

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Nasib PPSM Sakti Magelang hingga kini belum jelas. Belum ada tanda-tanda pembentukan tim untuk menghadapi musim kompetisi Liga 3 tahun ini. "Saya...

Klaim Kesepakatan Sepihak

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang menilai, unjuk rasa aktivis Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Magelang yang memunculkan nota kesepakatan, bersifat...

Ikut Senam, Bonus Naik Tank

SALATIGA - Ada yang istimewa pada pelaksanaan senam bersama di Lapangan Batalyon Infanteri (Yonif) 411 Salatiga, Jumat (5/5). Selain diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah...

Kaum Difabel Minta Segera Bentuk Tim Advokasi

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Belasan perwakilan kaum difabel di Kabupaten Semarang mendatangi kantor Bupati Semarang, Jumat (9/2). Didampingi Pusat Pengembangan Pelatihan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (PPRBM)...