33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

99 Persen Rekom ke Sri Hartini

Prabowo Tak Ingin Calonkan Koruptor

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KUDUS – Rekomendasi cabup (calon bupati) dari Partai Gerindra untuk Pilkada Kudus 2018 hingga sekarang belum turun. Meski begitu, sudah hampir dipastikan partai besutan Prabowo Subianto ini mendukung kadernya sendiri, Sri Hartini yang sekarang menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jateng.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachid. ”Dari tujuh daerah yang menyelenggarakan pilkada di Jateng, baru empat daerah yang rekomendasinya sudah keluar. Sementara tiga daerah lain belum, termasuk di Kabupaten Kudus,” ucap Abdul Wachid saat menghadiri Pengajian Maulid Nabi dan Konsolidasi Partai Gerindra di Rumah Aspirasi Jepang Pakis, Jati, Kudus, kemarin sore.

Dia mengaku, mencari figur bupati di Kudus memang tidak mudah. Butuh pertimbangan yang cukup matang. Meski begitu, dia menegaskan jika saat ini sudah punya calon yang bakal diberikan rekomendasi cabup. Yakni Sri Hartini. ”Soal rekomendasi cabup di Kudus hingga sekarang memang belum keluar. Namun sudah pasti akan jatuh ke Ibu Sri Hartini. Itu sudah 99 persen,” tuturnya.

Menurutnya, bakal cabup yang mendaftar lewat Partai Gerindra ada dua orang. Yakni Sri Hartini dan M Tamzil. Namun, sesuai instruksi dari Ketua Umum Prabowo Subianto, Partai Gerindra tidak akan memberikan rekomendasi kepada seseorang yang pernah melakukan korupsi. ”Yang penting tak pernah korupsi. Kalau sudah pernah korupsi, Pak Prabowo tidak mau memberikan rekomendasi,” tegasnya.

Dengan begitu, hampir dipastikan rekomendasi dari partai tersebut akan jatuh ke Sri Hartini. Sebab, seperti diketahui, M Tamzil yang juga mendaftar di Partai Gerindra pernah terjerat kasus korupsi. Mantan Bupati Kudus periode 2003-2008 itu, sempat divonis majelis hakim Tipikor Semarang.

Abdul Wachid menambahkan, warga Kudus butuh pemimpin yang bersih, dan itu tampak pada diri Sri Hartini. ”Boro-boro melakukan korupsi, (Sri Hartini) tercium baunya (korupsi) saja tidak,” katanya. Untuk itulah, dia berpesan kepada seluruh kader partainya yang hadir di acara tersebut untuk bersama-sama memenangkan Sri Hartini menjadi Bupati Kudus.

Bacabup Sri Hartini mengatakan, pihaknya optimistis rekomendasi jatuh ke tangannya. Untuk itu, dia menyerukan kepada seluruh pendukungnya supaya bekerja keras memenangkan Pilbup 2018 mendatang. ”Saya minta dukungan supaya nanti bisa memimpin Kudus. Memang harus bekerja keras. Untuk itu, saya meminta para kader terus bersemangat memenangkan Pilbup 2018,” ucapnya.

Dalam acara itu, selain dihadiri ratusan kader dan simpatisan partai, juga didatangi perwakilan sejumlah partai lain. Diantaranya PAN dan PKS. Adapun pengisi acara, mendatangkan Kiai Idham Kholid dari Demak. (lil/lin/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pilkada, Muskot PMI Molor

SALATIGA—Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga menggelar Musyawarah Kota dan Musyawarah Kerja PMI di Aula PDAM Salatiga, Kamis (9/3). Agenda ini harusnya digelar tahun...

Dua Bulan Raskin Tak Dibagi

KAJEN – Lantaran pagu atau alokasi anggaran, yang ditetapkan untuk mendanai beras miskin (raskin) di Kabupaten Pekalongan belum turun, jatah raskin Januari dan Februari belum...

Terus Edukasi Pedagang Daging 

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Menghadapi lebaran Idul Fitri 1439 H, Satpol PP Kota Salatiga bersama Dinas Pertanian mengadakan Patroli Edukasi para pedagang daging. Patroli dilaksanakan...

Busana Koran Bekas Dilombakan

WONOSOBO—Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wonosobo kembali menggelar lomba fashion berbahan dasar koran. Hasilnya mencengangkan. Siswa-siswi mampu menyulap koran-koran bekas menjadi aneka jenis busana yang...

Empat Desa Krisis Air Bersih

UNGARAN–Penyaluran air bersih terus dilakukan, seiring banyak wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang,...

Technical Terms Kunci Sukses Belajar Bahasa Inggris

RADARSEMARANG.COM - PENGUASAAN kosakata (vocabulary) merupakan prasyarat utama dalam pembelajaran bahasa Inggris. Tanpa terkecuali bagi pembelajaran bahasa Inggris di sekolah kejuruan (SMK). Terlebih dalam...