SEMARANG – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Semarang akan me launching laboratorium terintegrasi yang berfungsi untuk menyalurkan bakat dan kreatifitas mahasiswa.

“Dengan adanya laboratorium ini, mahasiswa bisa menyalurkan kreativitasnya dan bisa disampaikan kepada masyarakat sehingga tepat sasaran,” ungkap Ketua Stikom Semarang, Gunawan Witjaksana. Gunawan menambahkan pihaknya juga melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder, khususnya pengelola media serta berbagai lembaga komunikasi lainnya.

“Pilihannya tentu menggabungkan berbagai laboratorium media massa serta media lainnya yang sudah dimiliki yang selama ini kurang efektif. Salah satunya karena kesulitan memperoleh frekwensi,” katanya.

Sehingga melalui cara tersebut, mahasiswa akan semakin tertarik serta antusias menggunakan laboratorium yang tersedia. Karena selama ini kegiatan praktik mereka tidak bisa terpublikasi.

Terkait dengan maraknya media online, Gunawan menambahkan sebagai laboratorium media terintegrasi diharapkan keberadaannya dapat merangsang dosen untuk memanfaatkannya.

Ke depannya kemampuan lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi untuk mengkomunikasikan segala sesuatu secara apik, menarik dan akurat bisa mereka lakukan. Demikian pula dengan kemampuan untuk menghadapi pesatnya perkembangan teknologi komunikasi sekaligus mampu memanfaatkan secara maksimal. Laboratorium ini akan di launching pada 14 Desember mendatang pada saat wisuda ke 36. (hid/ric)