ANTIKORUPSI: Kajari Temanggung Fransisca Juwariyah memberikan bunga dan stiker kepada Ketua Komisi A DPRD Temanggung Muh Sayid di kantor DPRD Temanggung, Jumat (8/12). (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)
ANTIKORUPSI: Kajari Temanggung Fransisca Juwariyah memberikan bunga dan stiker kepada Ketua Komisi A DPRD Temanggung Muh Sayid di kantor DPRD Temanggung, Jumat (8/12). (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)

TEMANGGUNG— Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Temanggung Fransisca Juwariyah bersama para Kasi dan pegawai Kejari Temanggung, Jumat (8/12) kemarin, turun ke jalan. Mereka menyapa para pengguna jalan yang melintas di Alun-Alun, dengan membagi-bagikan bunga dan stiker.

Stiker yang dibagikan kepada warga berisi pesan moral. Yakni, meminta warga memerangi korupsi. Dua di antaranya bertuliskan: Jangan Biarkan Uang Rakyat Dikorupsi dan Mari Berantas Korupsi. Aksi para petinggi Kejari Temanggung, dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Internasional yang jatuh pada 9 Desember, hari ini.

Selain menyapa pengguna jalan, Kajari Fransisca dan staf juga menyambangi perkantoran yang ada di seputar Alun-Alun. Salah satunya, gedung DPRD. Sisca—sapaan intim Fransisca Juwariyah—di sela kegiatan menyampaikan, pembagian bunga dan stiker yang mereka lakukan, untuk mengajak masyarakat menjauhi perilaku korupsi.

Sekaligus, sosialisasi kepada masyarakat agar sadar hukum. “Sosialisasi ini tidak hanya kita lakukan kepada pejabat publik saja (eksekutif dan legislatif), namun juga menyasar ke semua lapisan masyarakat. Harapan kami, mereka semua paham tentang korupsi dan dampak yang ditimbulkan.”

Sisca mengklaim, selama ini pihaknya juga rajin menyambangi beberapa sekolah untuk melakukan penyuluhan hukum dalam program jaksa masuk sekolah. “Kegiatan ini sebagai penguatan karakter pelajar untuk ikut dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.”

Kata Sisca, peringatan Hari Antikorupsi Internasional penting untuk meningkatkan kesadaran bahaya yang ditimbulkan oleh korupsi. “Sekaligus, sebagai momentum bagi semua pihak, untuk bersama-sama mencari cara dan bersinergi dengan peran masing-masing untuk mencegah dan memerangi korupsi. (san/isk)